Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Transparansi Ahok hanya panas-panas tahi ayam'

'Transparansi Ahok hanya panas-panas tahi ayam' Ahok ke KPK. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Rapat-rapat dan agenda pertemuan di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selalu diunggah ke Youtube agar publik ikut mengawasi dan melihat. Namun, rapat Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama PT JIExpo yang dipimpin oleh Murdaya Poo tidak diunggah ke Youtube. Padahal, Ahok selalu mengelu-elukan transparansi.

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menilai apa yang dilakukan Ahok dengan tidak mengunggah ke Youtube memperlihatkan jika pemprov tidak serius dalam transparansi. FITRA menuding pemerintahan Jokowi-Ahok hanya untuk menarik simpati publik.

"Ini memperlihatkan bahwa memang tidak serius dalam menerapkan transparansi pemerintah provinsi saat ini. Kalau dulu, ada rapat yang diunggah ke Youtube, hanya untuk mendapat simpati publik saja," jelas Direktur Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Jumat (7/6).

Penilaian dan pendapat Uchok ini bukan tanpa sebab. Pasalnya, menurut dia, Ahok hanya mengunggah dan memperlihatkan ketegasannya dalam rapat-rapat yang hanya berkaitan dengan jajaran kepala dinas dan SKPD-nya.

"Karena rapat-rapat yang diunggah adalah rapat-rapat perencanaan saja, dan wakil Gubernur sangat sangat 'galak' kepada SKPD. Semakin ke depan, akan banyak rapat-rapat yang tertutup, tidak akan diunggah kepada Youtube," ujarnya.

"Karena, prinsip pemerintah saat ini hanya pada pandangan pertama, sangat enak dilihat, tapi kalau sudah ke depan, pemerintah semakin tidak enak dilihat karena akan banyak ditutupi oleh mereka sendiri," imbuh Uchok.

Jadi, kata Uchok, transparansi di Youtube "hanya panas-panas tahi ayam."

"Kadang-kadang dipublikasi karena ingin dapat sanjungan dari publik, dan bukan suatu prinsip yang harus diterapkan oleh Jokowi-Ahok," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Ahok berkilah tidak mengunggah pertemuannya dengan Komisaris Utama PT JIExpo Murdaya Poo dengan segenap jajarannya karena kaset habis.

"Jadi itukan baru setengah jalan, kasetnya habis terus keluar," klaim Ahok saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/6). (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP