Tim kesehatan hewan DKI temukan 27 hewan kurban berpenyakit
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menerjunkan 855 tim kesehatan hewan ke seluruh lokasi pemotongan hewan kurban. Tim ini bertugas untuk mengecek kesehatan hewan sebelum dapat dikonsumsi oleh masyarakat yang menerima daging-daging tersebut.
Dari hasil penelusuran tim, ditemukan sekitar 27 ekor hewan berpenyakit ringan. Tak hanya itu, petugas juga mendapati hewan yang belum cukup umur tapi dijual pedagang untuk dikurbankan, jumlahnya mencapai 258 ekor.
"Kemarin dapat laporan yang sakit ringan ada 27 ekor, yang tidak cukup umur ada 258 ekor. Tapi yang antrax tidak ada. Mereka dikembalikan dan tidak dijadikan hewan kurban," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai salat Ied di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (24/9).
Djarot mengungkapkan, tim yang diterjunkan Pemprov tersebut telah disebar ke seluruh penjuru ibu kota. Mereka ditugaskan untuk melakukan pengecekan ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) maupun lokasi pemotongan lainnya di wilayah permukiman, sekolah maupun masjid.
"Kita turunkan semua petugas yang memeriksa hewan kurban di lima kota dan satu kabupaten. Untuk memastikan bahwa hewan kurban sekarang ini disembelih dan akan dibagi-bagikan betul-betul sehat dan tidak berpenyakit. Petugas akan memeriksa sampai tiga hari, hari jumat," papar dia.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya