'Terlalu dramatisir bila taman anak disebut sarang predator'
Merdeka.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik, menilai keberadaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sudah sangat tepat. Menurutnya, taman anak yang dibuat terbuka tak mungkin dimanfaatkan melakukan pelecehan seksual.
"Kenapa RPTRA-nya disalahin, orang kayak gitu kan paedofil banyak juga kan mal-mal. Itu sih terlalu didramatisir," tegas Taufik saat dihubungi, Rabu (23/12).
Bila ada yang menuding taman anak bisa jadi sarang predator kejahatan seksual, dia agak meragukan. Dijelaskan dia, pelaku kejahatan seksual bisa ditemukan di mana saja tak hanya di tempat yang banyak anak-anaknya."Jadi enggak masuk akal lah. Ada taman bagus di lingkungan pasti kita jaga sama-sama dong," tambahnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya