Tergiur Rp 1 juta, guru SD di Cengkareng tipu calon jemaah umroh
Merdeka.com - Seorang guru sekolah dasar (SD) di Cengkareng bernama Amanah, ditangkap polisi. Guru tersebut diduga terlibat kasus penipuan berkedok fasilitas Haji dan Umroh. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah.
Amanah ditangkap Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Selasa (7/6) sore. Amanah ditangkap di rumahnya yang berada di Jalan Pesing Koneng 39, RT 13/08, Cengkareng, Jakarta Barat.
"Saat kami tangkap ia hanya bisa menangis histeris dan meminta agar tak dimasukkan ke dalam penjara. Tapi setelah kami menunjukan barang bukti, wanita berkerudung ini hanya
bisa pasrah saat digiring ke Polda Metro Jaya," ujar Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, saat dikonfirmasi, Selasa (7/6).
Herry menjelaskan, pelaku merupakan agen dari biro 'Haji dan Umroh Kafilah Rindu Ka'bah. Pelaku awalnya menawarkan kepada korban Rosmiati beberapa paket biro perjalanan Umroh dengan biaya Rp 17 juta.
"Korban dijanjikan akan berangkat Umroh bulan Desember 2015 lalu. Namun, hingga kini, ia tak kunjung pergi," katanya.
Korban yang sudah megalami kerugian hingga Rp 17 juta langsung melaporkan kejadian itu ke Polda Metro Jaya, senin (6/6) kemarin. Sedangkan uang yang sudah di tangan pelaku sudah dibawa lari oleh sindikat lainnya.
"Kami menduga ada pelaku lainnya yang juga bekerjasama dengan pelaku, karena dalam kasus ini pelaku hanya mendapatkan fee Rp 1 juta, dari sindikat untuk mencarikan customer," ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mengejar pelaku lainnya, dan masih mencari beberapa korban lain yang indentitasnya masih diselidiki oleh aparat.
"Dia (Amanah) harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan akan dijerat dengan pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara," pungkasnya. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya