Temui warga Kalijodo, Ahmad Dhani tak bisa beri banyak janji
Merdeka.com - Musisi Ahmad Dhani siang tadi mendadak sambangi kawasan Kalijodo, Jakarta Utara. Dia disambut hangat warga sekitar. Namun, Dhani tidak banyak memberi janji bahwa lokasi itu bakal batal dibongkar.
Bos Republik Cinta Management itu menuturkan, tidak bisa memberikan janji pembatalan penertiban karena bukan wewenangnya. Meski begitu, dia berjanji mengusahakan masyarakat Kalijodo dan Pemprov DKI tidak ricuh saat dilakukan pembongkaran.
"Enggak bisa, soalnya bukan Pemda. Paling saya hanya bisa menjembatani antara warga dan Pemda agar tidak ada bentrokan," kata Dhani di Kalijodo, Senin (15/2).
Kalijodo memang diketahui sebagai area prostitusi ilegal legendaris di Jakarta. Atas dasar itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok berniat segera lakukan pembongkaran.
Dalam kunjungannya, Dhani dieluh-eluhkan warga Kalijodo. Tidak sedikit, para warga meminta bantuan kepadanya. "Mas Dhani, tolong bantu kita (warga Kalijodo)," ujar salah seorang warga berperawakan kurus, berbaju biru dan bertato pada lengan tangan kanan.
Warga lainnya, Eni (32), juga meminta hal serupa kepada Dhani. Mengaku sebagai penduduk Kalijodo sejak tahun 1990an, dia menolak rencana pembongkaran tempatnya cari nafkah.
"Enggak mau (ditertibkan). Di sini sudah senang," ungkap Eni.
Lagi-lagi bakal calon gubernur DKI itu tidak bisa memberikan banyak janji. Dia hanya akan meminta kepada Pemprov DKI agar dalam eksekusi pembongkaran tidak melakukan kekerasan.
"Siap, saya coba bantu. Biar enggak ada ricuh (saat penertiban)," terang Dhani.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya