Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Sudah Terpakai 19 Persen
Merdeka.com - Jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta mengalami peningkatan. Kasus positif Covid-19 di Jakarta bertambah 2.974 kasus berdasarkan data Satgas Covid-19, pada Selasa (26/7).
Meski mengalami peningkatan kasus, keterisian tempat tidur di 140 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta belum mencapai 20 persen.
Merujuk data dari akun instagram @dkijakarta hingga 24 Juli 2022, dari jumlah tempat tidur yang disediakan yaitu 3.656 tempat tidur, sudah terpakai 711 pasien Covid-19, atau 19 persen.
Sementara tempat tidur bagi pasien Covid-19 di ruang ICU disediakan 614 unit dan telah dipakai untuk 86 pasien, atau 14 persen.
Merujuk data tersebut, terjadi peningkatan persentase keterpakaian tempat tidur jika membandingkan dengan pernyataan yang disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Pada data Selasa (12/7) dari 3.600 tempat tidur rumah sakit rujukan untuk pasien positif Covid-19, sudah terpakai 592 tempat tidur. Sementara tempat tidur di ruang ICU sudah terpakai 66 untuk pasien positif Covid-19.
"Tempat tidur dari saat ini ada 3.600 yang disiapkan. Sudah terpakai 592, itu artinya 16 persen, kemudian ICU dari 609 tersedia yang terpakai 66, itu artinya 11 persen," ucap Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (12/7).
Data tersebut mengalami peningkatan dibandingkan data pada 3 Juli. Berdasarkan infografis yang diunggah akun instagram @dkijakarta, jumlah tempat tidur ruang isolasi yang disediakan sebanyak 3.640 tempat tidur dan terpakai 506 pasien atau 14 persen. Kemudian, untuk ruang ICU dari 623 tempat tidur, telag terpakai 57 pasien.
Meski persentase meningkat, Riza menuturkan bahwa fasilitas kesehatan di Jakarta masih mampu untuk penanganan pandemi Covid-19.
"Insya Allah terkait fasilitas di DKI Jakarta tidak ada masalah," ucapnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya