Tebet Eco Park Banyak Sampah, Wagub DKI Minta Warga Tiru Kebersihan di Jepang
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya membutuhkan waktu untuk mengubah kebiasaan warga membuang sampah. Hal ini menyikapi jumlah sampah di Tebet Eco Park Jakarta Selatan yang mengalami peningkatan selama libur lebaran.
"Kalau masih ada sampah, ya ini masih proses. Namanya teman-teman warga Jakarta senang sekali hadirnya Eco Park Tebet itu, banyak yang berbondong-bondong," kata Riza, dikutip pada Kamis (12/5).
Dia menuturkan, pengelola Tebet Eco Park telah menempatkan tempat sampah di beberapa sudut taman. Namun, kapasitas tempat sampah dengan volume sampah tidak sebanding seiring dengan lonjakan pengunjung saat musim lebaran.
Untuk itu, dia berharap agar ada kebiasaan masyarakat bertanggungjawab terhadap sampah masing-masing. Sebab di Jepang, kata Riza, fasilitas publik minim tempat sampah, akan tetapi masyarakat Jepang tetap tidak membuang sampah sembarangan.
"Jakarta ke depan harusnya bisa seperti Jepang. Semua bertanggung jawab ke mana-mana bawa kertas kresek. Itu harapan kita," ungkapnya.
Pemprov DKI berkomitmen merealisasikan aspirasi masyarakat untuk menambah ruang terbuka hijau di Jakarta.
Sebab, dia mengamini Jakarta perlu ruang terbuka hijau lebih banyak. Konsep ruang terbuka hijau tidak harus sama seperti Tebet Eco Park, yang memiliki fasilitas lengkap.
"RTH ini salah satu bentuknya adalah taman apakah itu taman bermain atau taman garden," imbuhnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya