Tawuran yang sebabkan Andy tewas diawali provokasi akun Twitter
Merdeka.com - Siswa SMA 109 Jakarta, Andy Audi Pratama (16) tewas saat tawuran di depan Mal Pejaten Village, Jakarta Selatan. Andy tewas setelah luka parah akibat bacokan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.
Informasi yang dihimpun, Jumat (14/11) pemicu tawuran tersebut karena provokasi akun Twitter @JalurSma. Akun Twitter itu berkicau kalau SMA 60 berhasil mengalahkan SMA 109.
Tak terima dengan cuitan akun tersebut, siswa SMA 109 dan SMA 60 saling ejek di dunia maya. Akhirnya mereka memutuskan untuk bertemu dan 'perang'.
Tawuran pun tak terhindarkan. Bermodal senjata tajam dan benda tumpul, mereka saling serang.
Akhirnya Andy tergeletak bersimbah darah dan dibawa ke RS JMC, Mampang. Andy menghembuskan napas terakhir karena menderita luka yang cukup parah.
Hasil peperangan itu pun dicuitkan akun Twitter @JalurSma. Parahnya, akun tersebut malah memberikan semangat dan selamat.
"#Lateinfo barusan pukul 11 malam di depan mall pejaten psycho vs sersan109 di menangkan oleh psycho...Congrats!!!," tulis akun tersebut usai kejadian pada 7 November.
Sebelumnya, Polisi bersama tim dokter Rumah Sakit Polri Kramat Jati membongkar makam siswa SMA 109 Andy Audi Pratama (16) di TPU Jeruk Purut. Polisi membongkar makam tersebut untuk autopsi jenazah Andi.
Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengundang orangtua Andy ke balai kota. Ahok berjanji akan membantu orangtua Andy mencari keadilan. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya