Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tarif awal parking on the street: Mobil Rp 5.000, motor Rp 2.000

Tarif awal parking on the street: Mobil Rp 5.000, motor Rp 2.000 Ahok resmikan e-money parkir meter. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan mematok tarif tertentu pada tiap 'parking on the street'. Parkiran yang akan menggunakan parkir meter tersebut telah diterapkan semenjak 1 Agustus kemarin.

Rencananya tarif awal motor sebesar Rp 2.000, sedangkan mobil Rp 5.000. "Ya kan ada range parkir sebenarnya ini untuk persiapan masuk ke terminal parkir elektronik, yang kita kenal sebagai parkir meter. Nanti semua jalan akan dipasang seperti itu," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (3/8).

Ahok menegaskan bahwa program 'parking on the street' tersebut berfungsi memperkecil tingkat kemacetan di pusat kota. Selain itu dipergunakan untuk memberantas lahan parkir liar.

Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjelaskan bahwa tiap kendaraan yang parkir di pinggir jalan akan diberi karcis oleh petugas. Jika karcis tak tersedia maka kendaraan yang bersangkutan tidak usah membayar.

"Dalam rangka untuk menertibkan parkir liar yang dianggap mengganggu lalin serta memberikan pembelajaran kedisiplinan. Untuk mengecek tingkat kebocoran bisa diminimalkan dengan karcis-karcis. Kalau nggak ada karcis, nggak usah bayar. Persoalan lain (kalau habis), karcis bisa diperbanyak," kata Djarot.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP