Tanpa seremoni, Ahok dan DPRD DKI resmi teken MoU KUA-PPAS 2016
Merdeka.com - Pimpinan Banggar DPRD DKI M Taufik dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akhirnya menandatangani MoU Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI 2016. Namun penandatangan ini berlangsung tanpa seremonial.
"Memangnya kita lagi hajatan apa, seremonial terus. Enggak perlu seremonial-seremonial," kata Taufik di Gedung DPRD Jakarta, Senin (14/12).
Dirinya menjelaskan, pelaksanaan seremonial akan ada saat pengesahan APBD yang akan diserahkan besok. "Nanti seremonial pas Rapat Penyampaian Paripurna RAPBD 2016," ungkapnya.
Dirinya menjelaskan, dengan adanya penandatanganan tersebut, maka semua lembar dari per SKPD pun sudah ia tanda tangani bersama dengan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.
"Sudah beres, saya dan pak sekda sudah tanda tangan tadi. Pak Gubernur juga sudah tanda tangan. Kini kami tinggal menunggu lampiran dari eksekutif yang diwakili oleh TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). Saya harap eksekutif dan seluruh jajaran SKPD bekerja keras merampungkan pekerjaan mereka sebelum Paripurna pengesahan RAPBD 2016, Selasa (15/12) besok yang akan berlangsung pukul 14.00 WIB.
"Tadi saya sudah bilang ke eksekutif bahwa urusan Anda jangan sampaikan ke kami, tugas kami sudah selesai. Anda input (data ke dalam RKA atau Rencana Kerja Anggaran), sudah selesai," tutupnya.
Diketahui, penandatanganan KUA-PPAS 2016 ini memang terlambat dari rencana semula pada 30 November lalu. Meski demikian, Taufik menegaskan keterlambatan tersebut tidak berimbas pada molornya penyerahan APBD 2016 kepada Kemendagri. Dia optimis baik eksekutif dan legislatif bisa menyerahkan rancangan APBD 2016 sebelum 31 Desember mendatang.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya