Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Taman Margasatwa Ragunan Pastikan Stok Pakan Hewan Aman

Taman Margasatwa Ragunan Pastikan Stok Pakan Hewan Aman Taman Margasatwa Ragunan. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi DKI Jakarta berdampak terhadap penutupan sementara tempat rekreasi keluarga. Salah satunya Taman Margasatwa Ragunan (TMR).

Akibatnya, tidak ada pengunjung yang datang. Otomatis pemasukan dari pengunjung berhenti. Kendati demikian, Ketua Komisi D DPRD Ida Mahmudah menuturkan keberlangsungan satwa di TMR aman.

Ida mendapat informasi, stok pakan untuk seluruh satwa aman hingga akhir tahun ini.

"Untuk satwa yang ada terkait kebutuhan makan, aman. Karena menurut kepala dinas sudah kontrak dari awal tahun," kata Ida, Senin (4/5).

Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsana, membenarkan stok pakan untuk satwa aman.

Ia menegaskan, di TMR tidak akan menumbalkan satwa lainnya untuk dijadikan pakan pengganti satwa lainnya.

"Kita tidak sampai ke situ karena sampai saat ini masih aman, tidak ada masalah karena penganggaran kita ikut Pemprov DKI Jakarta," kata Ketut.

Ketut mencatat ada 2.888 ekor lebih satwa koleksi di Kebun Binatang Ragunan. Jumlah ini turut menentukan pembagian pakan ternak yang disesuaikan dengan masa PSBB.

"Pakan ternak dianggarkan setiap tahunnya, baik rumput, buah-buahan, daging, semua dikirim setiap harinya sesuai kebutuhan," jelas Ketut.

Ketut menambahkan, Kebun Binatang Ragunan juga menyiagakan dokter hewan untuk memeriksa secara bergilir kesehatan satwa.

"Dokter bertujuan memeriksa kesehatan satwa selama pandemi ini," Ketut menandasi.

Sebelumnya, kondisi memprihatinkan terjadi di Kebun Bintang Bandung. Biaya operasional untuk pakan satwa terus menyusut karena lokasi wisata itu tidak dibuka selama pandemi Covid-19. Pengelola menyiapkan opsi mengorbankan rusa untuk makanan hewan jenis karnivora.

Humas Kebun Binatang Bandung, Sulhan Syafi’i, mengatakan setiap bulan operasional untuk pakan semua hewan menghabiskan hampir Rp300 juta. Cadangan anggaran yang dimiliki saat ini cukup untuk empat bulan ke depan.

"Kita punya dana cukup sampai bulan Juli. Kalau pandemi virus corona terus berlangsung, maka kami sudah siapkan opsi-opsi. Salah satunya mengorbankan rusa untuk macan tutul atau harimau," kata dia saat dihubungi, Jumat (1/5/2020) malam.

Kebun binatang Bandung memiliki tiga ekor macan tutul, dua ekor harimau bengala, tiga ekor singa dan dua harimau sumatera. Setiap ekor rata-rata membutuhkan 10 kg daging campuran sapi dan ayam.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP