Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Takut dianggap terlibat, warga berharap pembunuh Neng ditangkap

Takut dianggap terlibat, warga berharap pembunuh Neng ditangkap Rumah bocah Neng. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Kampung Rawa Lele yang juga tetangga Neng alias PFN (9), berharap polisi segera menangkap pelaku pembunuh bocah malang tersebut. Sebab, mereka mengaku takut karena sering dimintai keterangan oleh polisi.

"Saya sih maunya pelaku dapat segera ditangkap, siapa pun orangnya. Karena warga saya pada takut diwawancara polisi," kata Ketua RT Misan, Jumat (9/10).

Misan menuturkan warganya beranggapan, jika sudah diperiksa polisi, mereka takut dibilang terlibat. "Orang kan kalau ditanya polisi bawaannya kan takut terus. Takut dibilang terlibat lah," ujarnya.

Sementara itu, Kamis malam, penyidik Polda memeriksa dua orang bocah perempuan yang tinggal tidak jauh dari rumah A. Dua bocah tersebut diperiksa dari pukul 19.00 hingga 04.00 WIB.

Sebelumnya, Polisi telah menetapkan Agus sebagai tersangka pencabulan dengan korban T (15). Agus awalnya diperiksa sebagai saksi atas kasus pembunuhan bocah PNF (9) atau yang akrab disapa Neng di dalam kardus.

Dalam pengembangan kasus Neng ini, polisi menemukan sejumlah kasus yang melibatkan Agus. Selain pencabulan, Agus juga terbukti kerap menggunakan barang haram narkoba.

Agus juga ditahan terkait hasil tes urine dirinya yang positif menggunakan narkoba bukan karena kasus pembunuhan Neng.

"Jadi si A ini kami lakukan penangkapan karena hasil urinenya positif methamphetamine. Penangkapan untuk jangka waktu 3 hari. Kasus ditangani Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya," kata Krishna melalui pesan singkat kepada merdeka.com, Rabu (7/10) malam.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP