Tak dikawal, truk sampah DKI kembali lintasi Cileungsi siang hari
Merdeka.com - Truk sampah DKI Jakarta sudah bisa melintasi wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, kembali, meski siang hari. Tidak ada lagi aksi dari masyarakat Cileungsi yang menghadang truk sampah DKI Jakarta.
Beberapa truk sampah DKI yang melintasi wilayah Cileungsi juga tidak lagi terlihat dikawal polisi kepolisian.
Kepala Seksi Rahdal Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Luasman Manihuruk mengatakan pihaknya menerjunkan 50 personel untuk melakukan pengawalan bersama Polda Metro Jaya dan Polsek Pondok Gede.
"Jangan terlalu serius sekali melakukan pengawalan, di sini kita bersifat humanis namun tegas" ujarnya kepada merdeka.com, Minggu (8/11).
Meski tidak adanya pengawalan, pengemudi truk sampah bisa meminta kawalan petugas jika merasa khawatir akan terjadi penghadangan kembali.
"Kalau pengemudi misalnya khawatir akan dihadang, Satpol PP dan kepolisian yang berjaga siap mengawal sampai akhir tujuan" jelasnya.
Dalam operasi pengawalan ini, nantinya personel Satpol PP Provinsi DKI Jakarta akan dibagi dua posko penjagaan. Sebagian dari anggota Satpol PP ditempatkan di posko yang didirikan di Cibubur tepatnya di kawasan Niaga Citra Grand. Sebagian lagi ditempatkan di pos perempatan Cileungsi.
"Kita tunggu komandonya dulu, nanti setelah dapat komando kita standby di posko" ujarnya.
Hingga pukul 10.00 WIB sudah ada lebih dari 15 truk sampah DKI Jakarta yang melintasi wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor tanpa dikawal oleh pihak kepolisian maupun satpol pp yang berjaga jaga.
Sebelumnya, setelah Pemprov DKI, DPRD Bekasi dan Pemkab Bogor duduk bersama terjadi kesepakatan truk boleh melintas asalkan jam malam. Keputusan itu sempat membuat Gubernur DKI protes karena pengangkatan sampah yang tadinya bisa dilakukan 2-3 rit, menjadi 1 rit. Alhasil, sebagian tempat pembuangan sementara penuh sampah.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya