Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak bisa ikut tes CPNS, guru bantu DKI demo minta kepala BKD dipecat

Tak bisa ikut tes CPNS, guru bantu DKI demo minta kepala BKD dipecat demo guru bantu. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Belasan guru bantu menggelar aksi demonstrasi di Balai kota, Jakarta. Mereka menuntut agar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Agus Suradika dipecat. Agus dinilai diskriminatif karena banyak guru bantu yang tidak bisa mengikuti test computer assisted test (CAT) CPNS 2015.

Mereka membawa poster bertuliskan 'Turunkan Kepala BKD, pecat hari ini juga! Karena tidak becus mengurus guru bantu'. Ada juga protes 'Semua guru bantu harus jadi PNS'.

"Tuntutan kami untuk segera diikutkan tes CAT. Guru bantu ada 5.422 se-DKI, awalnya, terus kemarin yang ikut tes CAT 4.800-an, kami sisanya lagi sekitar 700 tidak ikut tes, dibagi 2 lagi," kata koordinator guru bantu, Fauzi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/5).

Fauzi mengatakan alasan guru-guru tidak dapat ikut tes karena permasalahan administrasi. Dia mencontohkan masalah ijazah yang tidak sesuai lulusan dengan mata pelajaran pun katanya juga menjadi kendala guru-guru tidak bisa ikut tes.

"Pertama dibilang ijazahnya kelas jauh, kuliah di Jakarta tapi induknya di Bandung atau Sukabumi, tidak linier (lulusan dengan mata pelajaran). Padahal, 4.800 itu ada yang sama ijazahnya, satu kampus, satu sekolah, satu kelas," tegas Fauzi.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP