Sunny sebut Sanusi terus tanyakan sikap Ahok soal Perda Zonasi
Merdeka.com - Staf Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sunny Tanuwidjaja mengatakan Ketua Komisi D DPRD DKI sempat menanyakan ihwal pengurangan persentase 15 persen menjadi 5 persen. Menurut Sunny, Ahok saat itu posisinya bukan pada posisi setuju atau tidak terkait pengurangan persentase itu
"Sanusi itu selalu kalau bicara sama saya nyebut Pak Gubernur itu 'Koko'. Jadi Koko sudah setuju kan dia bilang begitu. Saya bilang begitu, tetapi Pak Gubernur kan bukan kapasitasnya," kata Sunny di Balai Kota Jakarta, Senin (4/11).
Sunny mengatakan terserah Sanusi saja mau dihapus atau tidak persentase itu. Bahkan, jika Sanusi mau membuat deadlock saat pembahasan raperda nanti juga terserah saja.
"Kalau mau lu hapus, terus lolos enggak apa-apa, gue dapat cek kosong, nanti di Pergub bisa gue masukin, kan begitu logikanya," ucapnya.
Sunny menambahkan, jika nanti benar terjadi deadlock, bakal dipermasalahkan mengenai Perda. Malah, kata dia, kalau pakai Perda lama tidak ada kontribusi tambahan.
"Terus kontribusi tambahannya di mana? Masuk peraturan gubernur juga sama. Sama saja jadinya. Jadi bukan nego gimana. gimana mau di Perda atau di Pergub? dua-duanya sama saja, enggak bisa ngeles kok. tetap 15 persen. Pak Gubernur sudah buka di mana-mana. Bukanya bukan kemarin loh, sudah dari berbulan-bulan lalu. Pokoknya 15 persen harus masuk, entah di Perda atau di Pergub," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Sunny pun mengklaim tak ada negosiasi dengan Sanusi. "Kalau saya sama Sanusi enggak ada nego apa-apa," katanya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya