Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sumarsono heran PHL dinas kebersihan dipecat karena tak bisa futsal

Sumarsono heran PHL dinas kebersihan dipecat karena tak bisa futsal Kendaraan dinas kebersihan DKI. ©2016 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menerima pengaduan 27 orang pekerja harian lepas (PHL) di dinas kebersihan yang diberhentikan kontraknya tanpa alasan jelas. Sumarsono berencana memanggil kepala dinas kebersihan untuk meminta klarifikasi atas pemutusan kontrak tersebut.

"Iya makanya itu nanti saya mau minta klarifikasinya kenapa mereka diberhentikan," ujar Sumarsono di Balai Kota, Jakarta, Rabu (11/1).

Sumarsono menceritakan, salah satu dari delapan orang perwakilan PHL yang datang ke Balai Kota mengatakan beberapa dari mereka diputus kontrak dengan alasan tidak bisa bermain futsal. Alasan ini yang membuat Sumarsono merasa harus memanggil Kasudin kebersihan wilayah Jakarta Timur.

"Ya masa (diputus kontrak) karena enggak bisa main futsal. Persyaratan jadi PHL kan ada 2 syarat khusus, pertama pendidikan minimal SMP, lalu diutamakan KTP DKI," terangnya.

Salah satu PHL yang diberhentikan, Sartono mengaku sudah bekerja 4 tahun sebagai PHL di wilayah Jatinegara. Gaji yang diterimanya sesuai dengan Upah Minimum Provinsi saat itu. Lalu pada bulan Desember 2016, dia melakukan negosiasi perihal gaji. Namun pada tanggal 1 sampai 3 Januari gaji yang seharusnya diterima belum turun.

"4 Januari tiba tiba saya sudah diberhentikan. Saya enggak tahu kenapa," ujar Sartono. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP