Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sosialisasi penutupan Simpang Mampang bakal dilakukan masif

Sosialisasi penutupan Simpang Mampang bakal dilakukan masif lintas bawah mampang kuningan. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Jalan simpang Mampang, Jakarta Selatan sudah kembali dibuka. Meski begitu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku akan kembali menutup jalan tersebut.

"Saya sama Pak Wali (Wali Kota Jakarta Selatan) lagi menunggu kapan akan sosialisasi dan harus masif karena banyak masyarakat yang dilibatkan ke sana," ujar Sandiaga di Setu Babakan, Jakarta Selatan, Jumat (1/6).

Tak hanya itu, lanjut Sandiaga, dirinya juga menyebut perlu melakukan koordinasi dengan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf.

"Untuk memastikan apakah ini tepat waktunya kita lakukan secara serempak atau bergantian buka tutup. Ini yang sekarang lagi dikaji, dimodel melalui pendekatan teknologi dan digital setelah diambil keputusannya untuk uji coba harus disosialisasikan dulu melibatkan masyarakat," paparnya.

Sandiaga menegaskan, dirinya tak menargetkan waktu kapan penutupan jalan akan dilakukan.

"Kita tidak menargetkan waktu, yang jelas masyarakat tersosialisasi dulu untuk mendukung rencana tersebut," kata dia.

Begitu pula koordinasi dengan Dirlantas dan Dishub yang diakui Sandiaga terus terbangun baik.

"Sudah terbangun komunikasi yang baik, kemarin Kombes Yusuf sempat menegur Kadishub kita bahwa melakukan itu tanpa koordinasi dan sosialisasi. Dan ini kita harapkan lebih baik koordinasinya ke depan," ujar Sandiaga.

Sebelumnya, Penutupan persimpangan di Mampang, Jakarta Selatan telah dibuka kembali. Berdasarkan evaluasi, baik pihak kepolisian mengakui adanya kendala lantaran kurang memberikan sosialisasi ke masyarakat dan pengguna jalan.

"Kemarin hasil evaluasi, kemarin saya kasih warning ke tim-tim, itu sosialisasinya terlalu minim, itu saja. Maksudnya benar, tapi sosialisasi terlalu minim sehingga masyarakat banyak yang tidak tahu," tutur Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf.

Menurut Yusuf, sejumlah kelompok masyarakat di Mampang juga terlewat untuk dilibatkan dalam upaya sosialisasi tersebut. Seperti di antaranya dari perwakilan pihak kelurahan dan kecamatan.

"Nah itu saya belum tahu dilibatkan atau tidak," jelas dia.

Ke depan, segala bentuk sosialisasi khususnya melalui media akan semakin digalakkan. Pesan tersebut diharapkan dapat masif tersebar ke masyarakat agar tidak lagi terjadi kesalahpahaman seperti penutupan persimpangan Mampang.

"Nanti kita kaji lagi (rekayasanya)," Yusuf menjelaskan.

Reporter: Devira PrastiwiSumber: Liputan6.com

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP