Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sosialisasi Aturan Nongkrong di Dukuh Atas, Satpol PP Gandeng Jeje Slebew

Sosialisasi Aturan Nongkrong di Dukuh Atas, Satpol PP Gandeng Jeje Slebew Gaya remaja pinggiran Jakarta nongkrong di Dukuh Atas. ©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Satpol PP Jakarta Pusat melibatkan Jeje 'Slebew' untuk mengingatkan para remaja agar menjaga kebersihan dan ketertiban. Jeje merupakan remaja viral karena fashion week ala Citayam di Terowongan Kendal dan sekitar Dukuh Atas.

"Saya dengan Jeje mengajak teman-teman atau adik-adik remaja yang sering berkunjung ke area Kendal, imbauannya tidak boleh membuang sampah sembarangan, hindari kerumunan, kalau nongkrong jangan terlalu malam," ucap Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Hendra, dikutip pada Kamis (18/7).

Hendra mengingatkan bahwa batas para remaja nongkrong di sekitar Dukuh Atas maksimal hanya sampai pukul 22.00 WIB. Setelah itu, para remaja diharuskan membubarkan diri dan kembali ke kediaman masing-masing.

Hendra menambahkan, keterlibatan Jeje Slebew juga sebagai kampanye kepada remaja Citayam, Bogor, agar tetap memakai masker saat berkumpul. Sebab, imbuhnya, pandemi Covid-19 masih terjadi.

"Tetap menggunakan maskernya imbauan seperti itu saja, edukasi ke anak-anak yang biasanya nongkrong sampai malam, kalau tidak ada yang penting-penting banget sebaiknya jangan (berkumpul)," ujarnya.

Satpol PP Dirikan Tenda

Sebagaimana diketahui, keramaian remaja asal Citayam, Depok, Bogor di Terowongan Kendal dan sekitar Dukuh Atas menjadi perhatian khusus Pemprov DKI Jakarta. Hendra mengatakan, pihaknya bahkan mendirikan tenda sebagai posko pengawas di sekitar Dukuh Atas.

Hendra mengatakan, pendirian tenda milik Satpol PP sebagai indikator bahwa lokasi tersebut patut mendapatkan perhatian khusus untuk memastikan ketertiban tetap terjaga.

"Ada (atensi khusus) yang biasanya titik-titik yang kami jaga hanya 2 orang atau monitor saja, sekarang kami melakukan pemasangan tenda," ujar Hendra.

Dia berujar, personel yang berjaga di tenda terdiri dari 2 personel ditambah 1 perwira. Para personel mulai berjaga pukul 6 pagi hingga 12 malam. Selain tenda posko di Dukuh Atas, Satpol PP juga mendirikan tenda di Taman Suropati.

"Ada sebagian titik yang kami jaga setiap harinya dari jam 5 sampai jam 11, pertama itu titiknya Sudirman, kedua Terowongan Kendal, dari pagi sampai jam 12 malam masih kita jaga," rinci Hendra.

Satpol PP juga melakukan kegiatan 3 pilar yang merupakan gabungan personel dari Polsek, Camat Menteng, dan Koramil, untuk meningkatkan kembali penerapan protokol pencegahan Covid-19 agar masyarakat tidak berkerumun.

Kegiatan itu sekaligus sosialisasi kepada remaja di sekitar Dukuh Atas agar tetap menjaga kebersihan. Sosialisasi ini juga melibatkan Jeje, remaja yang dilibatkan Satpol PP sebagai jembatan antara Pemprov DKI dengan para remaja yang kerap nongkrong di Dukuh Atas.

"Kita memberikan sosialisasi atau imbauan kepada masyarakat yang sering berkerumun, atau nongkrong atau membuang sampah di area-area Kendal," pungkasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP