Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Solusi Atasi Macet Jakarta, Pernah Dilakukan saat Pandemi

Solusi Atasi Macet Jakarta, Pernah Dilakukan saat Pandemi Macet Jakarta. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan, terdapat tujuh titik kemacetan di DKI Jakarta yang harus diurai.

Hal tersebut diungkapkan Yayat saat focus group discussion (FGD) uji coba pengaturan jam kerja di Kantor Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (1/11).

"Ada tujuh simpul yang menjadi bottle neck besar, mulai dari Cawang, Pancoran, Kuningan, Semanggi, Slipi, Tomang, dan Grogol, itu merupakan crossing semua," kata Yayat kepada wartawan,

Adapun yang dimaksud Yayat dengan crossing adalah tempat bertemunya para pekerja dari penjuru Jakarta atau wilayah penyangga.

Yayat juga mengatakan, Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat adalah sumber besar penyebab kemacetan.

"Selatan dan Pusat menjadi sumber permasalahan besar penyebab kemacetan karena secara struktur ditempatkan perkantoran pemerintahan, jasa, investasi, termasuk enam sektor yang disebutkan, properti, perdagangan, jasa, dan lain-lain," kata Yayat.

Oleh karena itu, Yayat mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar menerapkan work from home (WFH) bagi sebagian pekerjanya.

"Pembagian waktu antara tenaga operasional dan tenaga fungsional, itu yang WFH. Kita sudah punya pengalaman, kemarin dua tahun kita pandemi, kalau diatur seperti ini, ada yang komplain enggak? " ujar Yayat.

Kemudian, Yayat juga berharap adanya perbedaan zona waktu kerja. Maksudnya, orang yang berkantor di Jakarta Pusat masuk terlebih dahulu dibanding yang di Jakarta Selatan.

“Mesti ada durasi perbedaan minimal dua jam. Misal di Jakarta Pusat lebih dahulu baru Jakarta Selatan. Setelahnya, karena bukan sektor pemerintahan, waktunya lebih cair,” tutup Yayat.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP