Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Soal Angka Pengangguran Naik, Disnaker DKI Dalih Periode Kelulusan SMK & SMA

Soal Angka Pengangguran Naik, Disnaker DKI Dalih Periode Kelulusan SMK & SMA Gedung Balai Kota DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menyebut angka pengangguran di ibu kota meningkat. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengamini ucapan Sandi.

Menurutnya, kondisi tersebut dikarenakan jumlah kelulusan murid SMA sederajat yang belum terhitung.

"Ya memang data BPS kalau dilihat dari angka memang ada kenaikan tingkat penganggurannya kurang lebih 50.060 orang. Kenapa di angka itu kita tinggi, karena memang periode Juni-Agustus itu kan periode yang lulusannya SMK dan SMA, sehingga di situ ada peningkatan jumlah pengangguran," kata Andri, Jakarta, Kamis (5/12).

Ia mengatakan, siklus seperti ini merupakan hal rutin di setiap tahunnya. Kendati demikian, Andi menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan kegiatan pelatihan bagi para warga di sektor Ketenagakerjaan.

Ia pun optimis jumlah pengangguran di Jakarta akan turun di periode September-Februari.

"Iya siklus biasa, tapi ada saat perhitungan di Februari, ya insya allah akan turun," jelasnya.

Jumlah Pengangguran Meningkat 50 Ribu

Sebelumnya, Sandiaga menyebut angka pengangguran di Provinsi DKI Jakarta meningkat sekitar 50 ribu jiwa sejak Juni hingga November 2019. Angka peningkatan jumlah penganggur itu, kata Sandiaga, didominasi lulusan SMK yang sat ini kesulitan memperoleh pekerjaan.

"Enam bulan belakangan ini, angka pengangguran meningkat 50 ribu jiwa di Jakarta," kata Sandiaga Uno saat memberikan pelatihan keterampilan kerja kepada siswa di SMKN 51 Cipayung, Jakarta Timur, Rabu siang.

Dari hasil analisa pihaknya, dia mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah penganggur di Ibu Kota akibat ketiadaan penyesuaian antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha.

Dia mengatakan program Oke Oce yang dia gagas merupakan salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk mengurangi angka pengangguran. Bahkan menambah lapangan pekerjaan baru.

"Harapannya, kegiatan Oke Oce di SMK ini adalah langkah awal kita untuk mengurangi pengangguran," katanya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP