Setelah dilantik, Anies-Sandi akan gunakan rumah dinas
Merdeka.com - Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH-KLN) DKI Jakarta Muhammad Mawardi mengungkapkan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan menempati rumah dinas yang telah disiapkan.
Anies Baswedan rencananya akan menempati rumah dinas di Jalan Suropati, Jakarta Pusat yang saat ini ditempati oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
"Recana Pak Gubernur akan menempati Jalan Suropati. Sementara Pak Sandi di Jalan Denpasar yang selama ini ditempati Pak Sekda," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/10).
Seperti diketahui, selain di Jalan Suropati, Pemprov DKI memiliki tiga rumah dinas lainnya di Jalan Denpasar, Jalan Satrio dan Jalan Besakih.
"Kemarin pak Djarot menempati di Jalan Besakih, setelah jadi Gubernur (jalan) Besakih dikosongkan, menempati Jalan Suropati," ungkap Mawardi.
Menurutnya, mantan Wali Kota Blitar ini sudah mulai berkemas untuk meninggalkan rumah dinas. Sebab berdasarkan aturan paling lambat Djarot harus meninggalkan rumah dinas sesuai masa jabatnya, yakni 15 Oktober 2017 mendatang.
Sebagai informasi, Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Sumarsono memastikan pelantikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno pada Senin (16/10), pelantikan akan dilakukan langsung di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo.
"(Tanggal 16) Iya, fix, sudah fix biasanya jam 10.00 Wib pagi," singkat Sumarsono saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jakarta, Rabu (4/10).
Dalam rangkaian pelantikan mantan Plt Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan pelantikan akan dilakukan di Istana kemudian akan diambil sumpah dilanjutkan dengan tanda tangan fakta integritas.
"Terus habis pelantikan, gubernur baru harus ada tanggung jawab untuk serah terima jabatan dengan gubernur lama," jelasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya