Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Setelah dilantik Ahok, 649 PNS mendadak langsung ditodong tes urine

Setelah dilantik Ahok, 649 PNS mendadak langsung ditodong tes urine Ilustrasi tes urine. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/Csaba Deli

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, melantik 649 pejabat eselon III dan IV. Mereka yang baru saja menempati posisi baru langsung diminta Ahok, sapaan Basuki, melakukan tes urine.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta, Sapari, langsung meminta PNS yang baru saja dilantik untuk tak meninggalkan lokasi pelantikan.

"Kami minta bapak dan ibu tidak segera meninggalkan acara, tetapi kita lakukan tes urine terlebih dahulu terhadap bapak dan ibu semua," tegasnya di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/5).

Dia mengungkapkan, pelaksanaan tes urine untuk mengecek kandungan narkoba di tubuh mereka. Tujuannya untuk memastikan jajaran PNS yang terbebas dari tindakan penyalahgunaan narkoba.

"Jangan sampai ada pejabat yang merupakan penggunaan narkoba," terang Sapari.

Sebelumnya, tes urine juga dilaksanakan pada saat Pemprov DKI Jakarta melaksanakan pelantikan pejabat besar-besaran pada tanggal 2 Januari 2015. Pada saat itu, sebanyak 6 dari 4.676 pejabat yang dilantik diduga memakai narkoba karena keberadaan zat morfin di dalam kandungan urine mereka. Namun setelah beberapa hari ditelusuri, zat morfin tersebut diketahui berasal dari obat yang mereka konsumsi.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP