Setelah ada kampung deret, warga Johar Baru bisa tidur nyenyak
Merdeka.com - Pembangunan kampung deret di RT 014/ RW 001 kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, kini sudah selesai. Ada 35 rumah baru yang kini sudah dihuni warga untuk menggantikan rumah mereka yang terbakar beberapa bulan yang lalu.
Proyek ini merupakan salah satu gerakan dari Pemprov DKI untuk memberantas kampung-kampung kumuh di Jakarta. Warga pun menyambut gembira kehadiran kampung deret.
Seperti yang dikemukakan, Yaya, warga yang sudah bermukim di Tanah Tinggi selama 36 tahun. Yaya sudah dua minggu tinggal di rumah barunya itu tanpa dipungut biaya.
"Saya masuknya tanggal awal Agustus kemarin, sebelum lebaran. Perasaan saya seneng lah, kita habis kebakaran nggak ada apa-apa cuma ada baju di badan, kita hampir putus asa, uang dari mana, sekarang dateng bapak gubernur ke sini bilang ini gratis," ujarnya gembira saat ditemui merdeka.com, Kamis (22/8).
Dengan bangga Yaya menjelaskan perbedaan rumah barunya kini dengan yang terdahulu. Rumahnya saat ini lebih sehat karena banyak ventilasi udara.
"Kamarnya lebih banyak, sekarang di belakang ada halaman dikit, buat ventilasi, pergantian udara, jadi terang. Ukurannya pas sama dulu," jelasnya.
Dia juga menilai bangunan rumah berukuran 5,5x14 meter cukup kokoh. Padahal dulunya, rumah Yaya hanya terbuat dari triplek. Selain Yaya, ada 11 anggota keluarganya yang tinggal di sana.
"Kalau saya bangun sendiri bisa sampai Rp 300 juta. Terima kasih sekali, tanpa bantuan mungkin belum selesai, baru pondasinya aja. Sekarang kan barang bangunan udah mahal," ucapnya haru.
Kegembiraan yang sama juga diceritakan warga lainnya, Amir. Dia mengaku puas dengan model rumah kampung deret.
"Seneng sekali lah, orang namanya gratis, bagus. Kalau bangun sendiri nggak bisa, bisa sampai Rp 150 juta," kata Amir sambil tersenyum.
Amir sudah menjadi warga Tanah Tinggi sejak tahun 1965. Ketika rumahnya terbakar, dia tidak tahu harus tinggal di mana. "Waktu dibangun saya tinggalnya di gubuk-gubuk situ di depan rumah. Pak Jokowi sering dateng, ngeliatin di sini," tambahnya.
Meski desain bangunan ditentukan pemborong, Amir mengaku cukup puas. "Kita nggak bisa ngomong apa-apa, kita udah dibangun juga bersyukur. Sekarang rumah deret yang bangun kan Pak Jokowi. Rumah yang sekarang enak, kita nggak tingkat, jadi nggak naik ke atas. Kamar mandi, wc, cucian, jemuran enakan sekarang soalnya dibangunnya bagus. Kamar tidur juga bagus," beber Amir.
Kini Amir pun tak sungkan mempersilakan kerabatnya untuk datang bertamu.
Laporan: Cornelia Halim
Baca juga:
'Pak Jokowi kita juga mau dibuatin kampung deret'
Ini wajah Johar Baru setelah disulap Jokowi jadi kampung deret
Bikin ruang terbuka hijau, Ahok utamakan lahan sekolah
Jokowi janji perbaiki Ragunan dan buat hewannya gemuk (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya