Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Setahun, Daeng Aziz tokoh Kalijodo bayar pajak Rp 16 juta ke pemda

Setahun, Daeng Aziz tokoh Kalijodo bayar pajak Rp 16 juta ke pemda Daeng Azis. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Usai menyambangi Komnas HAM, tokoh masyarakat Kalijodo Abdul Azis atau yang dikenal Daeng Azis mendatangi gedung DPRD DKI Jakarta. Bersama enam orang warga Kalijodo, Daeng bermaksud mengadukan rencana Pemprov DKI Jakarta menertibkan kawasan prostitusi Kalijodo.

"Tujuan ke sini hanya saya mengawal aspirasi masyarakat warga Kalijodo. Aspirasi pribadi jangan sampai Kalijodo dianggap ilegal, baik tanah maupun warganya," kata Daeng Azis di lobi DPRD, Senin (15/2).

Daeng Aziz mengatakan, warga Kalijodo keberatan disebut sebagai warga liar karena tinggal di atas tanah negara. Pria paruh baya ini membawa bukti bahwa dirinya dan warga Kalijodo bukan warga ilegal.

Dia menunjukkan Surat Pernyataan Riwayat Kepemilikan Rumah di Atas Tanah Negara yang kemudian disebutnya sebagai salah satu bukti dia membayar pajak. Selain itu Daeng Azis juga membawa Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Dalam kuitansi pembayaran tertanggal 20 April 2015, dia membayar Rp 16.666.526.

"Status tanah memiliki bukti ditandatangani oleh pak lurah, saya bayar pajak satu objek Rp 16 juta setahun. Ini diakui oleh pemerintah bukan?" ujarnya.

Daeng Azis yang tiba di DPRD sekitar pukul 12.30 WIB tidak behasil bertemu dengan anggota dewan. "Hari ini enggak bisa ketemu. Besok datang lagi," ujar Leo, salah satu warga yang menemani Daeng Aziz.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP