Sepekan, PT KAI Berangkatkan 800 Penumpang dengan KLB
Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberangkatkan 800 penumpang dengan enam kereta luar biasa (KLB) sejak 12-18 Mei 2020. Rute yang dilalui yakni Gambir-Surabaya-Pasarturi telah melayani total 800 penumpang.
VP Public Relations KAI, Joni Martinus, menjelaskan jumlah penumpang per harinya terus mengalami peningkatan. Di hari pertama beroperasi terdapat 62 penumpang yang menggunakan KLB. Kemudian pada hari ketujuh jumlahnya mencapai 167 penumpang per hari.
"Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memercayai layanan KAI yang aman dan nyaman meski dalam kondisi pandemi," kata Joni pada keterangan tertulis, Selasa (19/5).
Adapun rute yang paling diminati penumpang adalah Gambir - Surabaya Pasarturi dengan 135 penumpang, Surabaya Pasarturi - Gambir dengan 124 penumpang, dan Semarang Tawang - Gambir dengan 56 penumpang.
Stasiun Gambir merupakan stasiun terpadat untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang, dengan jumlah 274 penumpang yang berangkat dan 276 penumpang yang datang selama 7 hari KLB beroperasi. Disusul Surabaya Pasarturi dengan 224 penumpang yang berangkat dan 234 penumpang yang datang.
"Meski penumpang cukup banyak, protokol pencegahan Covid-19 tetap dapat kami jalankan dengan baik. Penumpang mengantre dengan tertib saat mengajukan izin, membeli tiket, hingga naik ke kereta api," tambah Joni.
Berikut rincian penumpang pada sejumlah rute:
1. KLB KP/10476 Gambir - Surabaya Pasarturi: 208 penumpang
2. KLB KP/10477 Surabaya Pasarturi - Gambir: 230 penumpang
3. KLB KP/10494 Bandung - Surabaya Pasarturi: 57 penumpang
4. KLB KP/10497 Surabaya Pasarturi - Bandung: 81 penumpang
5. KLB KP/10502 Gambir - Surabaya Pasarturi: 126 penumpang
6. KLB KP/10507 Surabaya Pasarturi - Gambir: 98 penumpang
347 Penumpang Ditolak Beli Tiket
Joni menambahkan, tidak sedikit penumpang yang ditolak berangkat oleh Satgas Covic-19. Total sepekan yakni 347 calon penumpang ditolak melakukan pembelian tiket karena tidak melengkapi persyaratan. Satgas tersebut merupakan gabungan dari internal KAI, Kemenhub, TNI, Polisi, BPBD, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan masing-masing daerah.
"Koordinasi yang terjalin baik antara KAI dan unsur-unsur Satgas Covid-19 yang bertugas di posko stasiun-stasiun dengan cermat memilah calon penumpang yang benar-benar memenuhi syarat untuk menggunakan KLB ini," tegas Joni.
Sampai 19 Mei pukul 11.00 Wib, sambung Joni, KAI telah menjual 1.113 tiket KLB ke berbagai rute untuk perjalanan hingga 26 Mei 2020.
"Perjalanan KLB ini akan tetap kami jalankan untuk melayani masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Layanan KLB ini juga akan terus kami evaluasi pengoperasiannya," tutup Joni.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya