Sepak terjang Sunny Tanuwidjaja di Balai Kota DKI
Merdeka.com - Nama Sunny Tanuwidjaja ikut mencuat di pusaran korupsi pengurusan Raperda Zonasi reklamasi Pantai Utara Jakarta. Sunny dinilai sebagai penghubung antara DPRD DKI dan bos pengembang reklamasi.
Sunny dipanggil sebagai saksi dalam kasus ini dengan terdakwa Presdir Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja. Dalam kesaksiannya, terungkap sepak terjang Sunny yang ditunjuk sebagai staf oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok).
Dalam persidangan, Sunny dicecar oleh Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta tentang Surat Keputusannya sebagai staf Ahok di Balai Kota. Sunny akui bahwa tak ada hitam di atas kertas dirinya menjadi orang dekat Ahok di Balai Kota.
"Tidak ada SK, hanya membantu di sana," kata Sunny, Senin (25/7).
Siapa yang minta Anda jadi staf?" tanya hakim lagi.
"Pak Gubernur," kata Sunny.
"Anda diangkat jadi staf hanya secara lisan?" tanya hakim lagi.
"Betul pak," jawab Sunny.
Sunny mulai berkenalan dengan Ahok sekitar tahun 2010. Bahkan pada saat Pilgub DKI 2012, Sunny menjadi orang kepercayaan Ahok yang mengatur semua kegiatan politik saat kampanye mendampingi Joko Widodo (Jokowi). Sejumlah wawancara atau pertemuan yang melibatkan Ahok, harus melalui Sunny.
Di Balai Kota Jakarta, Sunny bisa dibilang 'orang gelap'. Dia sendiri mengakui bahwa tidak banyak yang tahu dirinya adalah staf Ahok bidang politik.
Hal ini terungkap saat Hakim mencecar Sunny, biasanya seorang staf itu diangkat ada pelantikan dan SK-nya. Sehingga dikenal oleh publik. Hakim pun bertanya, artinya tak banyak yang tahu jika Sunny merupakan staf seorang Ahok.
"Hanya orang-orang tertentu saja (yang tahu)," jawab Sunny lagi.
Sunny memang bukan orang sembarangan. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya