Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Selama Ramadan, Pemprov DKI batasi jam buka tempat hiburan malam

Selama Ramadan, Pemprov DKI batasi jam buka tempat hiburan malam Razia tempat hiburan malam di Jakarta. ©2016 Merdeka.com/Septian Tri Kusuma

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan aturan terkait waktu penyelenggaraan usaha pariwisata selama Bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, aturan tersebut berdasarkan pada Pergub Nomor 18 tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Tempat pariwisata yang diwajibkan tutup yakni kelab malam, diskotek, mandi uap, rumah pijat dan bar. Sedangkan usaha yang masih boleh beroperasi adalah karaoke eksekutif mulai pukul 20.30 WIB sampai pukul 01.30 WIB.

"Untuk karaoke keluarga dapat diselenggarakan mulai dari pukul 14.00 WIB sampai pukul 02.00 WIB," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiati di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/5).

Apabila karaoke keluarga ingin beroperasi, mereka tidak boleh menyediakan pelayanan bar dan minuman beralkohol. Sedangkan pembatasan lain juga berlaku pada usaha biliard.

"Mereka yang berlokasi dalam satu ruangan dengan usaha karaoke dan pub bisa buka dari pukul 20.30 WIB sampai pukul 01.30 WIB. Sementara yang berlokasi tidak dalam satu ruangan dengan bar, karaoke, dan kelab malam bisa buka sejak pukul 10.00 WIB sampai 24.00 WIB," bebernya

Tinia menyebut pada malam Nuzulul Quran, satu hari sebelum Ramadan, hari pertama bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri seluruh tempat hiburan wajib tutup. Selain itu, karyawan tempat hiburan malam juga diminta berpakaian sopan dan menggunakan tirai.

"Dilarang menimbulkan gangguan lingkungan, menyediakan hadiah dalam bentuk apapun, dan dilarang menggelar judi," tutupnya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP