Selama PPKM, PD Pasar Jaya Diminta Tiadakan Iuran Bulanan Pedagang Tanah Abang
Merdeka.com - Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri meminta PD Pasar Jaya meniadakan iuran bulanan bagi pedagang Tanah Abang. Mengingat beratnya beban pedagang. Lantaran tidak bisa menjalankan usaha di masa pandemi dan kebijakan pembatasan mobilitas.
"Kami sedang meminta kepada PD Pasar Jaya untuk meniadakan (iuran bulanan)," katanya di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Jumat (30/7).
Dalam komunikasi yang dilakukan dengan PD Pasar Jaya, IKAPPI meminta agar iuran bulanan ditiadakan selama pelaksanaan pembatasan mobilitas. Sebab pedagang pun tidak menjalankan bisnis.
"Kami minta ditiadakan. Iuran ditiadakan untuk sementara PPKM berjalan. Pedagang tidak jalan iuran ditiadakan," tegas dia.
Menurutnya, iuran bulanan membuat para pedagang kian terhimpit. Di satu sisi mereka harus tetap membayar iuran. Tapi di sisi lain, mereka tidak mendapatkan pemasukan.
"Sangat terdampak. Karena orang yang ke sini saja itu berat. Untuk jalan ke sini saja berat dan di sini tidak ada pembeli," tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya