Selama aturan belum siap, Sandi tawarkan tukang becak ikut OK OCE
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan banyak perusahaan luar ataupun dalam negeri yang tertarik menghadirkan becak listrik. Alasannya, becak listrik merupakan alat transportasi yang ramah lingkungan.
Namun rencana ini masih menunggu aturan atau regulasinya. "Ada yang regional ada yang luar negeri tapi sekarang kita tunggu dulu. Karena regulasinya sekarang lagi dilihat dulu. Sisir dulu, kan sekarang ada komite harmonisasi regulasi. Jangan sampai tumpang tindih," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30/1).
Sandiaga menambahkan, saat ini terdapat kurang lebih 500 penarik becak yang berada di daerah Jakarta Utara. Merekalah yang akan menjadi prioritas Pemprov untuk meningkatkan perekonomian para penarik becak.
"Sekitar 500 teman-teman yang di Jakarta Utara yang selama ini masih berprofesi sebagai penarik becak. Kita ingin mereka naik kelas untuk kehidupan mereka lebih baik," ujar dia.
Menurut Sandiaga, becak listrik akan menjadi angkutan ramah lingkungan dan membuat Jakarta berlangit biru atau tanpa polusi.
"Jadi mengurangi polusi salah satunya adalah angkutan ramah lingkungan," jelasnya.
Selain becak listrik, politisi Gerindra ini juga menawarkan becak model lain seperti becak dengan pengemudi di depan.
"Ada yang masukin modelnya bisa aja kayuh di depan dan penumpangnya di belakang. Ada yang pakai tutup kalau hujan tutup, semua pakai listrik. Ada yang basisnya motor listrik," terang Sandi.
Sebelum aturan terkait becak rampung, dia juga menawarkan program OK OCE untuk penarik becak sebagai salah satu penambah penghasilannya.
"Harapan kita ini tidak terburu-buru dan tak terbawa arus hanyut jadi memikirkan peraturan yang sebelumnya belum siap. Jadi aturannya kita buat siap dulu," katanya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya