Sekda DKI minta warga waspada gerak gerik mencurigakan
Merdeka.com - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengingatkan warga ibu kota untuk lebih waspada saat menerima silaturahmi, baik dari orang yang dikenal maupun tidak. Apabila ada gerakan yang mencurigakan segera laporkan kepada pihak berwenang, dalam hal ini kepolisian.
Pernyataan ini disampaikan menyikapi aksi bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah pada Selasa (5/7) pagi yang membuat satu orang polisi mengalami luka-luka.
"Semua harus waspada terhadap orang-orang tidak dikenal, atau dikenal sekalipun tapi gerak geriknya mencurigakan. Harus lapor ke petugas yang berwajib karena ini kan sudah begitu nekat, jadi kita harus lebih cermat lagi," katanya usai Salat Id di Masjid Istiqlal, Rabu (6/7).
Sedangkan untuk pengamanan Jakarta, mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini mempercayakan kepada Polda Metro Jaya. Berdasarkan penilaiannya, Hari Raya Idul Fitri 1437 H berjalan dengan kondusif. "Saya pikir luar biasa dari Pak Kapolda, semoga kondusif," tuturnya.
Saefullah mengaku tidak menunaikan Salat Idul Fitri di Balai Kota karena mendapatkan perintah langsung dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk salat di Masjid Istiqlal mendampingi Wapres Jusuf Kalla. Kemudian, dia akan melakukan silaturahmi di kantornya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya