Sekda DKI ancam setop program jika SKPD tak juga dilaporkan
Merdeka.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengancam akan mengunci kegiatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) jika tidak segera menyerahkan dokumen lelang kepada Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) dalam dua pekan ke depan. Dia menyarankan SKPD segera menyerahkan dokumen lelang tersebut, sebab dari 6.000 kegiatan dalam tahun 2015, baru empat kegiatan yang selesai dilelang.
"Kami lagi minta ke SKPD, kan sudah tiga minggu nih berjalan. Supaya SKPD ini menghubungi BPPBJ kami," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/5).
Mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini mengungkapkan, pemantauan proses lelang terus dilakukan melalui BLP DKI Jakarta. Bahkan, pihaknya melakukan evaluasi yang diselenggarakan setiap satu minggu sekali. Sehingga dapat diketahui penyebab keterlambatan penyerahan dokumen lelang.
"Kalau memang tidak bisa berjalan, akan kami log (kunci) dan kami matikan (programnya). Nanti akan kami alihkan di perubahan," terang Saefullah.
Meski demikian, dia optimis kegiatan yang dilelang tahun ini bisa maksimal. Sebab tahun ini, BPPBJ DKI Jakarta tidak lagi tersentral di provinsi, melainkan menyebar di lima wilayah kota dan satu kabupaten.
"Kalau saya sih masih optimis karena kita sekarang sudah dilayani di 7 lokasi dari BPPBJ, kalau dulu kan tersentral," tutupnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya