Sejak awal Ramadan, 205 PMKS terjaring di Jakarta
Merdeka.com - Razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) gencar dilakukan Dinas Sosial DKI Jakarta selama Ramadan. Sepanjang bulan ini, sudah 205 PMKS terjaring.
"Tahun ini jumlah PMKS menurun ditimbang tahun lalu lalu. Penurunannya sekitar 15 persen," kata Humas Dinas Sosial, Miftahul Huda, di Kantor Dinas Sosial DKI Jakarta, Senin (13/6).
PMKS yang terjaring berasal dari berbagai daerah di luar Jakarta. "Mereka yang terjaring oleh kita 60 persen berasal dari luar Jakarta, seperti Indramayu, Brebes, Cianjur, Jawa Tengah, Jawa barat, Jawa Timur,dan lain-lain.
Dia mengatakan, PMKS yang sudah terjaring pihak Dinas Sosial DKI Jakarta meliputi pengemis, manusia gerobak, gelandangan, perempuan seks komersial (PSK), dan lain sebagainya.
"Mereka (PMKS) yang sudah kita jaring, nantinya akan dilakukan pembinaan dan keterampilan di Panti Sosial. Kita punya 22 panti Sosial yang akan menampung mereka," tuturnya.
Mengantisipasi keberadaan manusia gerobak yang semakin marak sejak bulan suci Ramadan hingga lebaran, pihaknya telah memetakan lokasi-lokasinya. Daerah rawan tempat mangkal manusia gerobak ada di Manggarai, Panglima Polim, Fatmawati, dan lainnya.
"Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta mengetatkan pengawasan. kepada masyarakat jika ingin memberi bantuan untuk beramal hendaknya di tempat yang sudah terpercaya. Karena ada beberapa oknum yang memanfaatkan kepedulian masyarakat," tutupnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya