Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seharusnya penghuni perumahan elite bisa kelola sampah sendiri

Seharusnya penghuni perumahan elite bisa kelola sampah sendiri Truk sampah Jakarta. ©2013 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Masalah sampah di DKI Jakarta tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi. Pihak swasta, seperti pengelola mal, pemilik gedung bertingkat, hingga perumahan elite dianggap mampu mengurus sendiri.

"Wagub sampai ngomong ke saya, sampah di perumahan elite nggak usah diangkut. Karena seharusnya mereka bisa kelola sampah sendiri," kata Wakil Kepala Dinas kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji, Jumat (11/4).

Dia menambahkan, bagi pihak swasta, mereka dapat mengelola sampah dengan menyewa truk sampah sendiri dan membuangnya ke TPA Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Namun untuk bisa membuang sampah langsung ke TPA, harus mendapatkan izin dari Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

"Kalau enggak izin, ya mereka engga bisa buang ke Bantar Gebang," ujarnya.

Isnawa menambahkan, partisipasi masyarakat tentang sampah masih rendah. Itu terbukti dari timbunan sampah di DKI yang mencapai 6.500 ton tiap hari.

Dari 6.500 ton timbunan sampah, 13 persen berhasil ditangani secara swadaya masyarakat melalui 120 bank sampah yang tersebar di DKI. Ada 220 titik 3 R skala lingkungan, dan 14 titik 3 R skala kawasan.

"Sementara, sisanya, sekitar 5.800-6.000 ton sampah dibuang ke Bantar Gebang," ujarnya.

(mdk/mtf)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP