Sederet Langkah Dishub DKI Cegah Pelecehan Seksual di Angkutan Umum
Merdeka.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengklaim, PT Transportasi Jakarta telah berupaya mencegah terjadinya pelecehan seksual di dalam bus.
Di antaranya, membuat Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA). Pos ini tersedia di 23 halte Transjakarta. 13 Stasiun kereta Moda Raya Terpadu (MRT), dan 6 stasiun kereta Lintas Rel Terpadu (LRT).
Selain itu, PT Transportasi Jakarta telah memperluas pos-pos satpam dan membuat instruksi untuk pemasangan stiker aduan yang memuat nomor aduan 112 dan kontak nomor pos satpam terdekat.
"Di Transjakarta memang sudah diberlakukan pemisahan untuk penumpang wanita dan pria. Bahkan yang terakhir kita maksimalkan (operasional) bus pink," kata Syafrin.
Adapun bus pink merupakan bus yang diperuntukan secara khusus bagi penumpang wanita.
Respons ini merupakan tanggapan atas pertanyaan anggota Komisi B Gilbert Simanjutak pada Rapat Kerja Komisi B DPRD Provinsi Jakarta pada Senin (1/8).
"Di Transjakarta kekerasan seksual kemarin gimana?" tanya Gilbert.
Dia tak menjelaskan kasus pelecehan atau kekerasan sekual yang dimaksud. Namun beberapa hari belakangan ramai di media sosial. Seorang pria bermasker melakukan masturbasi di tengah keramaian dalam KRL.
Kemudian, orang tersebut juga diduga menaikin bus Transjakarta rute Pasar Baru-Kalideres. Transjakarta pun diminta melarang orang tersebut naik.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya