Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum Ramadan, DPRD DKI akan undang pengusaha hiburan malam

Sebelum Ramadan, DPRD DKI akan undang pengusaha hiburan malam Ketua DPRD DKI Jakarta diperiksa KPK. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - DPRD DKI Jakarta akan mensosialisasikan Peraturan Daerah tentang Pariwisata kepada pengusaha tempat hiburan malam. Dalam aturan tersebut, mereka harus menutup bisnisnya selama bulan Ramadan untuk menghormati umat muslim.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi secara langsung. Rencananya pengusaha tempat hiburan akan diundang untuk rapat bersama dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta.

"Hari Jumat kita rapatkan dengan komis B. Panggil saja pengusaha lain. Kita juga masih puter. Tapi kalau enggak ada (izinnya) kita harus tutup," katanya usai melakukan inspeksi Diskotek Alexis, Jakarta Utara, Kamis (25/5).

Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan, akan terus melakukan pengawasan terhadap tempat hiburan malam. Tujuannya agar mereka tetap menjaga lokasi bisnisnya bebas dari narkotika dan tertib administrasi.

"Kita lihat kejelasan legalitas usahanya. Kedua mengimbau tempat hiburan jangan sampai terjadi transaksi narkoba dan kami fungsi pengawasan DPRD akan setop dan segel itu tempat," tegasnya.

Mengenai hasil inspeksi malam ini, dia menjelaskan ada beberapa hal yang harus diperhatikan pengusaha tempat hiburan malam. Salah satunya adalah imbauan untuk tidak membawa narkotika dan membatasi usia warga yang bisa masuk.

"Sosialisi BBN harus ada bahaya narkoba. Kiri kanan terlihat dan kita minta pengusaha sosialisasi larangan narkoba," tutupnya.

Sebelumnya, rombongan DPRD DKI Jakarta melakukan inspeksi mendadak ke tempat hiburan malam usai adanya temuan narkotika oleh BNN. Inspeksi dilakukan di Diskotek Illigals, Jakarta Barat dan Diskotek Alexis, Jakarta Utara.

Dalam rombongan nampak Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Ketua Komisi B DPRD DKI Tubagus Arief, dan para anggota Komisi B seperti Prabowo Soenirman, Syarifudin, dan Yuke Yurike. Mereka langsung masuk ke tempat hiburan malam itu tanpa sepengetahuan management.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP