Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satu Anggota PP Jadi Tersangka Penyerangan Posko FBR di Joglo Jakbar

Satu Anggota PP Jadi Tersangka Penyerangan Posko FBR di Joglo Jakbar Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Satu orang anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyerangan posko FBR Kramat Mujur, Joglo, Jakarta Barat pada Minggu (14/11) malam. Salah seorang anggota FBR berinisial DA (27) meninggal dunia akibat kejadian itu.

Kapolsek Kembangan, Kompol H Khoiri menerangkan, salah seorang pelaku penyerangan berinisial NZ telah ditangkap di kawasan Jaksel. Khoiri menyebut, pelaku telah berstatus menjadi tersangka.

"Pelaku pengeroyokan sudah diamankan dan ditetapkan tersangka," kata dia saat dihubungi, Selasa (7/12).

Khoiri mengatakan, polisi masih memburu tersangka lain. Berdasarkan penyelidikan, pengeroyokan melibatkan lebih dari satu orang.

"Dia (NZ) di situ perannya sangat besar dalam kasus ini. Kita akan tangkap orang-orang yang saat ini masih dalam proses pengejaran," ujar dia.

Selain penangkapan tersangka, turut disita barang bukti berupa mobil yang diduga digunakan saat melakukan penyerangan.

"Kita amankan kendaraan yang digunakan, kita amankan pakaian yang digunakan," tandas dia.

Sebelumnya, sejumlah orang tak dikenal (OTK) menyerang posko FBR Kramat Mujur, Joglo Jakarta Barat pada Minggu (14/11/2021) malam. Seorang anggota FBR berinisial DA (27) dilaporkan meninggal dunia.

Kapolsek Kembangan, Kompol H Khoiri mengatakan, sejumlah orang tak dikenal (OTK) mendatangi Posko FBR Kramat Mujur sekira pukul 23.00 WIB.

Adapun, akibat kejadian itu salah seorang anggota Ormas meninggal dunia. Korban, mengalami luka di bagian pergelangan tangan dan perut.

"Terjadi suatu tindak pidana di Posko FBR Kramat Mujur, Joglo. Itu yang dilakukan oleh beberapa orang. Sehingga sebabkan seseorang meninggal dunia," kata Khoiri saat dihubungi, Selasa (16/11/2021).

Khoiri menerangkan, penyerangan berbuntut panjang orang tak dikenal (OTK). Pada malam yang sama, posko Ormas Pemuda Pancasila (PP) juga terbakar.

"Mungkin itu rangkaian kejadian itu sempet terjadi ada kebakaran di salah satu posko ormas PP. Bukan tadi malam (terbakarnya) waktu hari kejadian itu juga," terang dia.

Dalam kesempatan itu, Khoiri juga kembali menegaskan jumlah korban jiwa penyerangan hanya satu orang dan tak ada korban luka dalam kejadian ini.

"Meninggal satu. Awalnya ada korban luka, ternyata enggak dia hanya lari jatuh tapi enggak dirawat, enggak masuk ke dalam daftar korban karena yang bersangkutan langsung aktivitas," terang dia.

Terkait hal ini, Khoiri meminta masyarakat untuk tetap tenang dan jangan terprovokasi dengan informasi-informasi yang belum dipastikan kebenarannya. "Saya sangat mengimbau jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita yang belum jelas," ucap dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP