Satpol PP Sidak Prokes di Kafe, Seorang Pria Ngaku Kerja di Media Protes Ada Razia
Merdeka.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur mendatangi kafe di Rawamangun, Jakarta Timur, atas dugaan melanggar protokol kesehatan. Manpol PP Pulogadung, Andik Sukaryanto mengatakan, inspeksi ke kafe tersebut berdasarkan aduan dari masyarakat.
"Ini sudah yang kedua kali, sebelumnya sudah kita kasih teguran karena ada kerumunan. Kemudian yang kedua ini masuk lagi aduan dari masyarakat, kita datangi lagi," kata Andik saat dihubungi (16/2).
Andik menyebutkan, pada 20 Januari kafe tersebut sudah diberi peringatan tertulis karena terdapat kerumunan yang melebihi batas maksimal sesuai peraturan PSBB.
Kemudian, pada inspeksi kedua, kafe terpantau masih beroperasi namun tidak ditemukan ada pengunjung. Berdasarkan dari fakta lapangan, kafe kembali diberi peringatan tertulis.
"Kemarin sih kita kasih imbauan lagi," ujarnya.
Pria Itu Bersikap Arogan
Andik membenarkan dalam inspeksi kedua sempat terjadi adu argumen antara petugas dengan pria yang diduga bekerja di stasiun TV nasional. Namun, Andik tidak bisa memastikan kebenaran status karyawan pria tersebut.
Andik juga enggan menjelaskan lebih detil pengakuan pria yang menunjukan arogansi saat ditindak petugas.
"Kabarnya pemilik kafe dipanggil ke Polsek. Bisa konfirmasi ke sana, saya kurang tahu," ujarnya.
Sebelumnya, video berdurasi 2.30 menit yang diunggah oleh akun instagram @lensa_jakartapusat, menunjukan petugas mendatangi sebuah kafe.
Kemudian, seorang pria menanyakan alasan kedatangan petugas. Antara petugas dan pria sempat menunjukan suara tinggi.
Tak lama berselang, pria menggunakan masker tidak benar beradu argumen dengan petugas sambil mengaku bekerja di stasiun tv swasta nasional. Pria tersebut juga merekam kejadian dan menantang petugas menunjukan kartu identitas.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya