Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sandiaga Uno duga kebakaran Museum Bahari akibat korsleting

Sandiaga Uno duga kebakaran Museum Bahari akibat korsleting Kebakaran Museum Bahari. ©2018 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pada Selasa (16/1) pagi, Museum Bahari yang ada di Penjaringan, Jakarta Utara terbakar. Padahal bangunan bersejarah itu baru selesai direnovasi pada November 2017. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan arus pendek listrik.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno di Balai Kota, Selasa (16/1) malam. Mengenai musibah ini, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Berdasarkan laporan yang diterima, kerusakan instalasi mencapai 25-30 persen.

"Kami baru saja berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ibu Tinia, bagaimana langkah-langkah selanjutnya. Investigasi awal ini akibat kemungkinan besar dari hubungan pendek atau korsleting," jelasnya.

Sandi menyampaikan museum yang ada di Jakarta yang jumlahnya 140 kondisinya harus dipantau intensif khususnya terkait jaringan kabelnya dan sistem pencahayaan maupun jaringan listrik. Pemantauan perlu dilakukan untuk mencegah kejadian serupa.

Hari ini pihaknya juga menerima kunjungan tim asistensi status warisan dunia UNESCO yang ingin memastikan rencana restorasi Museum Bahari. Setelah berkomunikasi, museum yang menyimpan benda-benda bersejarah terkait kelautan itu akan direstorasi. Restorasi dipastikan tak akan menghambat proses verifikasi status warisan dunia untuk kota tua.

"Kota tua sendiri adalah bagian dari sejarah dunia di mana pada abad ke-17 dan 18 bukan hanya menjadi pusat perdagangan di Asia Tenggara atau Asia, tapi pusat perdagangan dunia. Jadi ini adalah salah satu daya tarik dan poin yang kuat untuk mendorong kota tua dijadikan world heritage dari UNESCO," paparnya.

Sandi berharap restorasi bisa segera dilaksanakan dan bisa dipastikan anggarannya. Dengan demikian dapat menumbuhkan komitmen keseriusan Pemprov DKI Jakarta melestarikan budaya dan juga dapat menciptakan lapangan kerja baru di bidang pariwisata dan budaya," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Tinia Budiati menyampaikan pihaknya ikut bertanggung jawab atas kebakaran bangunan cagar budaya itu. Pihaknya berkomitmen mengembalikan bangunan tersebut sebagaimana bentuknya.

"Jadi langkah ke depan kita tentu akan mengembalikan lagi bentuk aslinya karena masih itu sebagian ya. Jadi kita mengembalikan karena kita masih punya denahnya, kita akan kembalikan lagi. Kemudian juga pameran yang ada di situ kita bentuk lagi. Karena sebagian besar itu miniatur-miniatur, replika, pameran-pameran yang sifatnya edukatif," paparnya di Balai Kota, Selasa (16/1) sore. (mdk/rzk)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP