Sandiaga sebut pengusaha besar jago ngemplang
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak akan memberikan modal usaha dalam program One Kecamatan One Centre Of Entrepreneurship (OK Oce). Nantinya masyarakat yang mendaftar, akan difasilitasi untuk mencari pendanaan melalui pinjaman dari bank dan industri atau pengusaha besar sebagai pemberi modal.
Mengenai adanya kekhawatiran kredit macet, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno optimis hal tersebut kecil kemungkinan terjadi. Sebab yang sering terjadi adalah meminta penangguhan pembayaran, bukan sengaja tidak membayar.
"Tapi kalau kredit macet pengusaha kecil jarang sekali, rata-rata mereka meminta penundaan pembayaran. Niatnya membayar tapi mereka mengalami kesulitan mungkin ada kebakaran atau anaknya masuk rumah sakit, nggak bisa menyicil itu," katanya usai meresmikan Baziz Corner di Jakarta Utara, Rabu (19/12).
Menurut politisi Gerindra ini, pengusaha kecil lebih tertib dalam melakukan pembayaran. Malah, dia mengungkapkan, pengusaha besar lah yang kerap melakukan pengemplangan.
"Para UKM itu tidak banyak yang ngemplang yang ngemplang itu pengusaha-pengusaha besar teman saya. Teman-teman saya itu yang jago ngemplang itu pengusaha-pengusaha besar," tegasnya.
Untuk itu, Sandiaga mengatakan, pihak perbankan yang saat ini diikutsertakan dalam program OK Oce untuk memberikan pinjaman modal adalah Bank DKI.
"Prioritas Bank DKI (yang bergabung) tapi yang paling penting adalah sasaran kita saat ini untuk membuka peluang usaha, lapangan kerja bukan soal modalnya dari mana," pungkasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya