Sandiaga: Jangan kita kembangkan perdebatan yang sangat tidak mendidik
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta, agar semua pihak dapat menyudahi polemik yang ditimbulkan atas potongan video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lapangan Banteng. Dia pun merasa hal itu hanya menjadi perusak persatuan di tengah masyarakat.
"Jangan kita kembangkan perdebatan yang sangat tidak mendidik ini dan akhirnya menafikan merendahkan hasil karya dia yang monumental menurut saya," ucap Sandiaga, di Hotel Pullman, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (27/7/2018).
Video berdurasi 34 detik itu berisi pidato Anies saat meresmikan revitalisasi Lapangan Banteng yang mengemukakan pernyataan yang mengundang protes dari sejumlah orang. Namun, pernyataan itu tidak utuh ditampilkan dalam video. Tidak diketahui, apa yang dikatakan Anies sebelum kalimat tersebut.
"Yang merancang dan menyiapkan grand design dari nol," sebut Anies dalam potongan video itu.
Perencanaan itu sendiri muncul di masa kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Sementara peletakan batu pertama dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Sumarsono dan prasasti ditandatangi oleh Anies Baswedan.
Sandiaga mengatakan, tak akan ada pengusutan terhadap pelaku dibalik munculnya potongan video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lapangan Banteng.
"Enggaklah (diusut), sudahlah, buat saya ini elemen-elemen yang merusak bangsa kita persatuan kita," ujar Sandi.
Dia mengimbau, agar semua pihak dapat bersatu bukan saling terpecah belah. Apalagi, kata dia, sebentar lagi Jakarta akan menyambut perhelatan besar Asian Games. Karenanya jika saling terpecah belah, justru kesuksesan akan sulit didapat.
"Bersatu saja belum tentu menang apalagi terpecah belah. Intinya saya mau sampaikan itu bersatu saja belum tentu sukses apalagi kalau terpecah belah," kata dia.
Orang nomor dua di DKI itu pun meminta agar semua pihak dapat mengapresiasi usaha Anies yang telah berusaha merangkul semua masyarakat Jakarta. Sandiaga juga menambahkan, dirinya maupun Anies tetap akan berusaha untuk merangkul seluruh elemen masyarakat.
"Pak Anies berusaha untuk merangkul semua mari kita apresiasi dan kita jangan terlalu taruh semua hal itu dalam mikroskop yang berpotensi untuk saling sikut, saling menjatuhkan. Kami terus akan berusaha merangkul. Karena sekarang ini kita memimpin DKI bukan hanya untuk sekelompok masyarakat tapi untuk seluruh masyarakat," imbuhnya.
Reporter: yunizafira putriSumber: Liputan6.com
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya