Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sandiaga dukung apapun langkah Djarot kelola PKL Tanah Abang

Sandiaga dukung apapun langkah Djarot kelola PKL Tanah Abang Penertiban PKL Tanah Abang. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Marak Pedagang Kali Lima (PKL) di sekitar Pasar Tanah Abang menjadi sorotan. Apalagi kehadiran mereka semakin memperparah kemacetan. Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno enggan berkomentar dan menyerahkan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

"Saya enggak mau komentar, karena ini sudah menjadi kesepakatan kita, kalau ini timnya Pak Basuki dan Djarot. Tapi karena ini Pak Basuki sekarang sudah diambil Pak Djarot, tentunya kita mendukung langkah-langkah Pak Djarot terus menciptakan suasa ekonomi yang kondusif ke depan," kata Sandi

Meski begitu, Sandiaga mengaku juga membahas masalah ini dengan Tim Sinkronisasi diketuai Sudirman Said. Sebab, ketika waktu memimpin nanti ingin menata para PKL tanpa harus merasa terluka.

"Kami sendiri akan membahasnya di Tim Sinkronisasi salah satunya bagaimana kita menata (PKL) tanpa air mata dan membangun tanpa duka untuk para PKL ke depan," terangnya.

Seperti diketahui, PKL Tanah Abang belakangan kembali menjajakan jualannya di pinggir jalan. Alhasil, jalan sebelumnya lancar kini kembali macet.

Ria, salah seorang pedagang yang berjualan di samping stasiun Tanah Abang mengatakan, para pedagang mulai kembali memadati area pedestrian alias trotoar sejak akhir tahun lalu. Saat itu Ahok cuti kampanye Pilgub DKI putaran pertama. "Desember sampai Januari mah sempat lebih ramai dari ini," kata Ria kepada merdeka.com.

Menurutnya, pedagang memang sempat sepi lantaran ada penertiban yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Namun, mendekati bulan Ramadan pedagang mulai kembali ramai.

"Ini kan mau puasa ya, biasanya tambah ramai. Yang ada di kampung biasanya juga pada gelar lapak," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Furqon, salah satu pedagang busana muslim yang membuka lapak di are trotoar. Dia mengungkapkan alasannya membuka lapak di tempat itu karena lokasinya yang ramai sehingga barang dagangannya cepat laku. "Gelar di sini ramai soalnya," katanya.

Furqon mengaku tidak takut dengan penertiban yang dilakukan oleh Sat Pol PP. "Mau bagaimana ya namanya juga cari makan ya kan. Kalau ada penertiban ya kita masukin saja (dagangan) ke dalam. Nanti kalau lagi pada istirahat (Sat Pol PP) kita gelar lagi," kata Furqon.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP