Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sandiaga bujuk polisi buka garis polisi untuk pedagang pasar Tasik

Sandiaga bujuk polisi buka garis polisi untuk pedagang pasar Tasik Sandiaga uno. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan Pemprov DKI tetap berharap Polda Metro Jaya mau membuka lahan di Jatibaru yang diberi garis polisi untuk pedagang Pasar Tasik bisa berjualan di sana. Sandiaga berencana memberi penjelasan kepada polisi agar lahan tersebut bisa digunakan pada Senin 16 April mendatang.

"Mudah-mudahan diperbolehkan (polisi) menggunakan yang digaris polisi kemarin, pengertian ini hanya untuk sementara," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (11/4) malam.

Menurut Sandi, polisi sudah memberi lampu hijau untuk memperbolehkan pedagang untuk berjualan di jalan sementara waktu. "Sepertinya permohonan ke PMJ untuk Kamis dan Senin depan untuk menampung pedagang. Apalagi mau memasuki lebaran. Kayaknya mendapat lampu hijau," ucapnya.

Nantinya para pedagang akan dipindahkan ke penampungan sementara di Cideng Timur. "Pasar Tasik pada intinya, diupdate itu di Cideng Timur sekitar 400 pedagang," ujar Sandi.

Diketahui, lahan yang kini digaris polisi milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun, ada pihak lain yang mengklaim lahan itu. Saat ini, lahan yang ditempati pedagang Pasar Tasik itu masih berstatus tanah sengketa.

Polisi tidak akan membuka garis polisi yang dipasang di sana sebelum status tanah itu jelas. Pasar Tasik merupakan pasar pedagang konveksi yang berlangsung setiap hari Senin dan Kamis setiap pekannya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP