Sandi setuju rencana Anies hapus diskon 50 persen PBB lapangan golf
Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta menghapus diskon 50 persen Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) lapangan golf di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, kebijakan ini berawal dari rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Sandi menyebut Anies ingin pemilik lapangan golf juga menyumbang lebih banyak pajak ke masyarakat.
"Pak Anies bilang, lapangan golf itu kan, eksklusif, hanya orang-orang tertentu seperti Pak Sandi dan kawan-kawannya, oleh karena itu lapangan golf kita harus menyumbang kepada masyarakat yang bisa diimplementasikan melalui keringanan yang selama ini sudah dinikmati berpuluh-puluh tahun, dicabut," kata Sandiaga menirukan pembicaraan dengan Anies, di Balai Kota Jakarta, Senin (7/5) malam.
Sandi mengakui sempat ada beda pandangan terkait kebijakan itu. Sandi berargumen bahwa lapangan golf diringankan pajaknya karena menjalankan fungsi ruang terbuka hijau (RTH) DKI Jakarta.
"Itu resapan juga," katanya.
Meski Sandi mengaku senang bermain golf, ia akhirnya bisa menerima argumen Anies yang ingin diskon pajak golf dihilangkan. Salah satu faktornya adalah sulitnya mencari lahan luas di DKI.
"Lapangan golf tinggi DKI ini kan enggak seberapa, tapi kan lahan susah, itu ada lahan yang sangat besar jadi Pak Anies mengambil keputusan tersebut, dan saya bisa menerima," imbuh Sandi.
Reporter: Delvira HutabaratSumber: Liputan6.com
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya