Sandi sayangkan dari 5.000 laporan soal genangan usai hujan, 50 persen hoax
Merdeka.com - Intensitas hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya mulai meningkat selama beberapa pekan terakhir. Sebagai pemimpin baru di Balai Kota DKI Jakarta, Gubernur Anies dan Wakil Gubernur Sandiaga sudah siaga.
Selama ini, kata Sandiaga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah sering menerima laporan adanya genangan seusai hujan deras mengguyur Jakarta. Jumlah laporan yang masuk tak tanggung-tanggung mencapai 5.000 laporan.
Namun saat dilakukan penelusuran, nyatanya hanya 10 persen yang benar-benar terjadi genangan. Sedangkan 50 persen laporan ternyata palsu.
"Dari data yang masuk 10 persen terverifikasi, 50 persennya itu hoax jadi bukan hanya di media sosial laporan genangan itu 50 persenya hoax. Jadi kita minta ke masyarakat agar enggak nambah kerjaan," kata Sandi Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/10).
Sandi mengakui musim hujan menjadi masalah berat untuk pemerintahnya. Sebagai antisipasi, perlu kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan.
"Kita butuh partisipasi dari masyarakat juga karena tadi dilaporkan masalah sampah ini menjadi salah satu isu yang sangat krusial. Karena dengan adanya sampah saluran-saluran tidak berfungsi dengan normal dan itu menjadi tanggung jawab masyarakat," jelasnya.
Sebagai bentuk sikap kewaspadaan terhadap ancaman banjir di Jakarta, Anies dan Sandi mengumpulkan semua dinas untuk bertukar pikiran merencanakan dan mencari solusi mengantisipasi banjir.
"Karena sifatnya yang masih briefing terlihat banyak PR jadi kami masih melihat begitu banyak masalah yang insya Allah bisa petakan satu persatu," ujar Sandi.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya