Sampai 28 Oktober, bea balik nama kendaraan di Jakarta gratis

    Reporter : Henny Rachma Sari | Kamis, 11 Oktober 2012 15:48




    Sampai 28 Oktober, bea balik nama kendaraan di Jakarta gratis
    Sepeda motor. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

    Merdeka.com - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) DKI Jakarta bekerjasama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dalam melakukan pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Hal tersebut juga untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    "Disepakati untuk membuat dispensasi kepada masyarakat di wilayah DKI untuk membayar pajak," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Jakarta, Kamis (11/10).

    Dikatakan Rikwanto, program pemutihan itu juga diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-66 Bhayangkara. Diharapkan dengan adanya program pemutihan itu masyarakat yang pajak kendaraannya telah habis dapat memenuhi kewajibannya tanpa dikenai denda.

    "Bagi masyarakat yang punya kendaraan telat pajaknya dipersilakan untuk bayar pajak saat ini. Juga untuk balik nama akan diberlakukan standar khusus," tandas Rikwanto.

    Sementara itu, dihubungi terpisah, Kepala Unit Dispenda Samsat Jakarta Selatan, Dody membenarkan hal tersebut. "Iya, sampai tanggal 28 Oktober 2012," imbuh Dody.

    Dikatakan Dody, penghapusan denda PKB itu sebagai bentuk sosialisasi Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2012 tanggal 5 Juli 2012, tentang pemberian pengurangan PKB dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), serta penghapusan sanksi administrasi.

    Juga dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 134 Tahun 2012 tanggal 19 September 2012 tentang perubahan atas Pergub No 77 Tahun 2012. Menurut Dody, sosialisasi dikoordinasikan dengan pihak kepolisian, khususnya dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan, sosialisasi tersebut tidak hanya untuk penghapusan denda keterlambatan pembayaran PKB. Wajib pajak juga diberikan potongan pokok sebesar 25 persen setiap tahunnya. Misalnya, jelas Dody, pokok PKB senilai Rp 100 ribu, hanya dibayar Rp 75 ribu.

    Dalam sosialisasi Pergub itu, wajib pajak yang hendak mengganti nama kepemilikan kendaraannya juga dibebaskan Bea Balik Nama (BBN). Itu bisa dikurangi sebesar 100 persen dari pokok BBN-KB. "Atau bahkan bisa dihapus," pungkas Dody.

    [bal]
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

    KUMPULAN BERITA
    # Pajak

    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top

    Today #mTAG
    LATEST UPDATE
  • Minim peralatan, pemerintah sulit tangkap kapal nelayan ilegal
  • Lama tak pulang, Romi Herton sapa warga Palembang salam 2 jari
  • Dakwaan Machfud gagal ungkap peran Cikeas di Hambalang
  • Ibas belum layak gantikan SBY jadi ketum Demokrat
  • Tahun depan, harga produk makanan dan minuman naik 10 persen
  • Anak gugat orangtua kalah di tingkat kasasi dan PK
  • Undang bintang Mahabharata ke DPR, Nurhayati minta RI tiru India
  • MA krisis hakim pengadilan tingkat pertama
  • Pembongkaran bagan ikan ricuh, nelayan pepet perahu wakil bupati
  • Hari pertama roda dua dilarang lewat HI, 511 pemotor ditegur
  • SHOW MORE