Sambangi Rumah Lembang, pedagang minta Ahok bangun kios Pasar Inpres
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat keluhan dari pedagang terkait penempatan kios bagi para pedagang di Pasar Inpres Senen, Jakarta Pusat. Namun, Ahok tidak dengan mudah menjanjikan akan memberikan lokasi tempat berjualan baru yang dikeluhkan pedagang itu.
Salah seorang pedagang Pasar Senen, Riani mengharapkan mendapatkan tempat usaha saat Pasar Inpres selesai dibangun. Sebab dia mengaku sudah 30 tahun berjualan dan saat ini berstatus janda.
"Saya pedagang ekonomi lemah Pasar Inpres. Kita dipindah ke trotoar dekat terminal. Kami dipindah enggak masalah. Apakah tidak boleh kami taruh di situ? Bagaimana saya mendapatkan kios nanti," kata Riani di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11).
Ahok mengungkapkan, pihak terus berupaya untuk memberikan keadilan bagi seluruh warga ibu kota. Untuk itu dia mencanangkan program tidak boleh adanya kepemilikan kios lebih dari satu bagi masing-masing pedagang.
Namun, dia mengungkapkan, tidak akan langsung memberikan atau menjanjikan kios kepada Riani. Sebab mantan politisi Gerindra ini belum mengetahui kebenaran ceritanya sehingga akan memeritahkan stafnya untuk melakukan pengecekan.
"Saya tidak tahu data ibu benar atau tidak. Prinsipnya benar atau tidak benar, pedagang tidak boleh memiliki dua kios. Kasus Inpres Senen, saya butuh ketemu orang saya karena banyak calo, yang nagih kaya ibu puluhan. Saya cek data ibu dulu," terangnya.
Ahok menegaskan, dirinya tidak akan tebang pilih dalam menegakkan aturannya. Namun, jika ternyata ada warga yang menipu dirinya maka segala urusan dan masalahnya tidak akan ditanggapinya.
"Catat nama ibu ke staf saya, kalau ibu bohong enggak ada urusan dengan saya, kalau benar kami bela," tutupnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya