Rhoma Irama: Saya tidak kapok
Merdeka.com - Ceramah Rhoma Irama di Masjid Al Isra beberapa waktu lalu sempat menimbulkan kontroversi. Bahkan gara-gara ceramahnya itu, Rhoma sempat berurusan dengan Panwaslu DKI Jakarta karena ceramahnya berbau SARA.
Namun setelah dilakukan penyelidikan, Panwaslu akhirnya memutuskan bahwa ceramah Raja Dangdut itu tidak mengandung SARA. Atas putusan Panwaslu itu, Rhoma mengaku bersyukur.
"Panwaslu menyatakan saya tidak bersalah, tidak ada alasan untuk kapok," kata Rhoma saat bersilaturrahmi dengan para habib di Majelis Taklim Habib Ali Alhabsyi, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (13/8).
Rhoma berharap, pada putaran kedua nanti Pilgub DKI tidak ada kecurangan. "Semoga Pilkada bisa sportif," ujar dia.
Rhoma juga berterima kasih atas dukungan sahabat dan ulama terkait kasus yang melilitnya. Menurut dia, keputusan Panwaslu sudah tepat.
"Islam sangat kondusif untuk kehidupan berbangsa dan beragama," ujar dia.
Saat diminta tanggapan apa hukumnya memilih pemimpin muslim tetapi koruptor, Rhoma menjawab itu urusan seorang pemimpin itu dengan Tuhan. "Kalau memilih pemimpin yang kafir, Anda yang berdosa," kata Rhoma. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya