Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Religius pluralis ala Ahok

Religius pluralis ala Ahok Ahok. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Negara memberi kebebasan pada warganya untuk memeluk agama sesuai keyakinannya. Tapi dewasa ini, perbedaan agama terkadang menjadi masalah.

Kondisi demikian sangat disayangkan Basuki Tjahaja Purnama . Wakil gubernur DKI Jakarta ini paling anti dengan pihak-pihak yang suka mengumbar isu SARA.

Oleh karena itu, meski keturunan Tionghoa dan beragama nasrani, Ahok , sapaan Basuki, selalu menghargai ajaran agama lain termasuk Islam. Saat berpidato di depan siswa-siswi SMA 1 Leuwiliang, politikus Gerindra itu menyampaikan pesan moral untuk menjadi seorang pemimpin yang dicintai rakyat dalam pandangan Islam.

Begini gaya pluralisme Ahok saat menyampaikan pidato soal kepemimpinan:

Man Jadda Wa Jadda

wa jadda rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ahok berpesan pada generasi penerus agar tidak mabuk kenikmatan duniawi. Sebab keberhasilan seseorang sudah ditentukan Yang Maha Kuasa.Hanya saja manusia diminta tetap berusaha."Bagaimana kita bisa berhasil, man jadda wa jadda," kata Ahok.

Jadi pemimpin yang amanah

yang amanah rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ahok geram dengan perilaku para pemimpin Indonesia. Semua mabuk tahta dan harta.Sebagai pemimpin rakyat, harusnya menjadi orang yang amanah. Tak lupa berpegang teguh pada prinsip-prinsip agar tak terperosok ke jurang haus kekuasaan."Pertama, jangan terima suap, cukuplah dengan penghasilan kita," pesan Ahok.Kemudian pesan kedua, lanjut Ahok, setiap pemimpin harus taat pada konstitusi. Sebab, konstitusi merupakan rel-rel aturan yang harus ditaati supaya kehidupan dapat berjalan dengan baik."Ketiga, jangan pernah takut mati. Kenapa kita harus takut mati, kita pasti mati kok," tegas Ahok."Kalau prinsip ini kita pegang, Insya Allah kita jadi pejabat yang amanah," tegasnya.

Berkisah soal Nabi Sulaiman

nabi sulaiman rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pejabat Indonesia sekarang ini gila harta. Itulah yang menyebabkan bangsa ini kian terpuruk. Ahok lantas mengambil kisah dan pesan dari Nabi Sulaiman."Nabi Sulaiman bilang, semua negara runtuh karena pemimpinnya nyuap," kata Ahok bercerita di depan siswa-siswi SMA saat melakukan kunjungan di Balai Kota, Jakarta, Rabu (14/5).Adapun kesulitan terberat yang dialami oleh seorang pejabat, baik itu gubernur, bupati, wali kota, menteri atau yang lainnya, saat orang itu bersinggungan dengan tawaran suap. Menurut Ahok , di situlah sebenarnya ujian terbesar bagi seseorang ketika berada di kekuasaan."Kesulitan kami sendiri, kalau kita disuap miliaran tiap bulan. Kalau kita berpikir seperti itu, itu kesulitan yang kami hadapi," jelas Ahok ."Kalau dia mau nyuap dan kita menolak, maka mereka memberikan ancaman. Itulah kesulitan terbesar. Tolong ingatkan kami, kalau kami keliru," tambahnya.

Rajin salat

rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ahok juga berpesan kepada siswa-siwi agar disiplin dan bisa menghargai orang lain. Tak lupa terus beribadah agar hati dijauhkan dari sifat rakus dan sombong."Harus disiplin dan salatnya rajin. Tidak ada orang yang sukses bila dia tidak disiplin," pesan Ahok.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP