Puan: Biarkan rakyat nilai keputusan Panwaslu soal Rhoma
Merdeka.com - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, mempersilakan masyarakat menilai keputusan Panwaslu DKI terkait Rhoma Irama. Panwaslu kemarin menyatakan ceramah pedangdut kondang itu di sebuah masjid tidak melanggar.
"Tentu saja kan Panwaslu sudah mempunyai pertimbangan-pertimbangan yang baik untuk memutuskan suatu perkara. Dan biarkanlah rakyat yang melihat apakah keputusan itu sudah baik atau tidak bagi kami," kata Puan kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/8).
Soal isu SARA yang marak jelang ronde dua Pilgub DKI, Puan menyatakan sangat menyesal dengan kejadian itu. "Bukan merasa terancam, tapi kami sangat menyesalkan hal tersebut karena Pilkada DKI ini adalah tempat berbaurnya semua suku, ras dan agama," jawabnya.
Puan mengatakan, pihaknya akan terus menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika dalam setiap setiap tindakan, termasuk dalam kampanye. "Jadi saya rasa itulah mengapa saya katakan marilah kita berkampanye secara santun dan beretika," pungkasnya.
Dalam putaran kedua nanti, kata Puan, partainya yang mendukung Jokowi-Ahok akan konsisten berusaha memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi rakyat DKI.
"Tapi kan tidak ada yang sempurna, tapi ini yang bisa kami berikan kepada rakyat DKI," kata Puan. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya