PSI Pertanyakan Pengadaan Server di Diskominfotik dengan Nilai Rp39 Miliar
Merdeka.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Justin Adrian mempertanyakan pengadaan komponen server di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) sebesar Rp39 miliar pada usulan rancangan APBD 2022. Pihaknya meminta penjelasan rinci terkait proyek itu.
Saat menyampaikan pandangan umum terhadap fraksi-fraksi atas rancangan APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2022, Justin mengatakan, tidak ada penjelasan signifikan dari Diskominfotik melakukan pengadaan server dengan nilai fantastis.
"Diskominfotik belum menjabarkan alasan mengapa penambahan server dibutuhkan setiap tahun serta tidak menjelaskan mengapa spesifikasi unit server tersebut harus begitu tinggi," ucap Justin di Gedung DPRD, Selasa (16/11).
Justin melampirkan, pembelian atau pengadaan server di Diskominfotik dengan server PrimeQuest disertai perangkat lunaknya sebesar Rp23 miliar. Kemudian, pembelian satu server Oracle Exadata berikut perangkat lunaknya senilai Rp16 miliar.
Justin, mewakili Fraksi PSI, mengaku tidak puas dengan penjelasan Diskominfotik terkait pengadaan server itu. Menurutnya, instansi itu hanya menjabarkan spesifikasi tentang server tersebut berikut perangkat lunaknya.
Partai besutan Grace Natalie itu pun meminta Pemprov DKI Jakarta segera mengadakan audit bersama network analyst guna memastikan apakah komponen-komponen itu sudah tepat guna dan tepat harga.
"Contohnya apakah komponen tersebut terlalu mahal atau spesifikasinya terlalu tinggi untuk keperluan Diskominfotik dan beberapa dinas lainnya," tandasnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya